Breaking News:

PDIP Sumsel Instruksikan Kadernya Dukung Program Kessos untuk Rakyat Miskin

Guna membantu agar program Kesejahteraan Sosial pemerintah untuk rakyat miskin tepat sasaran DPD PDI Sumsel instruksikan kadernya untuk membantu menyu

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
IST
Sekretaris DPD PDI Perjuangan HM Ilyas Panji Alam memberikan paparan pada Diskusi Program-program Kesejahreraan Sosial untuk Rakyat Miskin. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Guna membantu agar program-program Kesejahteraan Sosial pemerintah untuk rakyat miskin tepat sasaran, Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Sumatera Selatan menginstruksikan kadernya untuk membantu menyukseskannya.

"PDIP harus hadir membantu pemerintah, melalui kader - kader kami, baik yang ada di pusat, maupun di daerah, sehingga program pemerintah tepat sasaran," ungkap Ketua DPD PDI Perjuangan HM Giri Ramanda N Kiemas SE MM melalui Sekretaris DPD PDIP Ilyas Panji Alam saat membuka diskusi yang yang dihadiri pengurus DPC Kabupaten se-Sumatera Selatan, Minggu (15/12/2019)

Ilyas yang juga Bupati Ogan Ilir ini mengatakan, kegiatan diskusi yang digelar, dalam rangka membahas program-program, kesejahteraan sosial untuk rakyat miskin.

"Untuk itu kader PDIP harus membantu pemerintah mensukseskan program, seperti program PKH, Bantuan Pemerintah Non Tunai, dan program lainnya. Jadi diskusi ini, untuk membantu pemerintah mencari polanya, dan apa yang mesti dilakukan dalam mensukseskan program tersebut," katanya.

Ia juga mengingatjan bagi kader PDIP yang memimpin daerah, mereka harus berbuat untuk kepentingan rakyat miskin.

Wakil Walikota Palembang, usai menghadiri diskusi di kantor DPD PDIP Sumsel mengatakan, angka kemiskinan di Kota Palembang di tahun 2019, tidak turun secara signifikan.

Hal tersebut kata Bendahara DPC PDIP Kota Palembang, dikarenakan banyaknya musibah kebakaran yang terjadi di Kota Palembang. Dilain itu lanjut Politisi PDIP ini menerangkan bahwa, banyaknya program kementrian yang terasa manfaatnya, akan tetapi dalam penanggulangan kemiskinan, Kementrian menggunakan data lama, seperti di penanggulangan kemiskinan di tahun 2017 menggunakan data BPS di tahun 2011, penggulangan 2018 menggunakan data BPS 2015.

"Tentu kurang tepat sasaran, Kita selaku pemerintahan daerah tidak dimintai data, dan alhamdulilah di tahun 2019 ini, sudah menggunakan data baru," ujarnya.

Dari data terbaru 108.000 masyarakat yang tergolong miskin, yang dan di cover oleh kementrian 79.000 masyarakat yang telah mendapat bantuan PKH.

"Pemkot saat ini, tengah berusaha menurunkan angka kemiskinan di Kota Palembang," pungkasnya. (Abdul Hafiz)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved