Ikan Pari Raksasa Mabuk

Tubuh Ikan Pari Seberat 40 Kilogram Itu Kini Sudah Terpotong-potong, Sempat Bikin Kelabakan Nelayan

Sempat susah payah menaklukan seekor ikan pari seberat 40 kilogram, seorang nelayan ini berhasil membawanya ke darat. Selanjutnya, ikan dipotong.

handout
Seekor ikan pari raksasa yang mabuk di sungai Rawas ditemukan warga di Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Fenomena ikan pari raksasa mabuk di sungai Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memang menghebohkan masyarakat. Pasalnya, ikan pari raksasa mabuk ini merupakan kejadian langka karena sebelumnya belum pernah terjadi.

"Kalau saya baru pertama kali ini lihat ikan pari besar mabuk, kalau dapat jaring atau mancing sering," kata warga Bingin Teluk, Apit dihubungi Tribunsumsel.com, Jumat (13/12/2019).

BREAKING NEWS: Ini Wujud Ikan Pari Raksasa yang Mabuk di Sungai Rawas, Ternyata Ada 4 Ekor

Apit menceritakan, pertama kali ia menemukan ikan pari raksasa mabuk ini saat dirinya hendak pulang dari mencari ikan di sungai Ramurus, anak sungai Rawas.

Dalam perjalanan pulang, ia melihat ada sesuatu yang besar terombang-ambing di tengah-tengah sungai Rawas yang keruh kecokelatan.

Awalnya Apit mengira sesuatu yang besar yang dilihatnya itu adalah buaya, sehingga ia menjauh karena tidak mau mengambil risiko.

"Saya pikir buaya kan, tidak begitu jelas, karena sungai keruh. Pas saya lihat lagi, ternyata ikan pari besar," kata pria yang juga seorang nelayan itu.

Masyarakat Muratara Diimbau tidak Mengonsumsi Air Sungai Tempat Ikan Pari Raksasa Mabuk

Perahu ketek Apit langsung mendekati ikan pari raksasa dengan kondisi mabuk tersebut, lalu digiringnya ke pinggir sungai untuk ditangkap.

Apit mencoba menarik ekor ikan pari raksasa itu, namun memberontak sehingga Apit hampir terjatuh dari perahu keteknya.

"Saya tarik ekornya, dia berontak, saya hampir jatuh, tapi dia tidak tenggelam, karena dia sudah mabuk," katanya.

Apit menghadapi ikan pari raksasa tersebut hanya pakai tangan kosong, sehingga ia kewalahan.

Ia akhirnya meminta pertolongan nelayan lainnya yang kebetulan melintas di sungai.

Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Paridi Sempat Dikeroyok Korban Usai Cek Soal Sabu yang Diembat

"Saya tidak kuat mengangkatnya sendiri ke dalam ketek, saya minta tolong ada orang yang lewat. Kami bawa ke pinggir sungai dulu, baru diangkat ke daratan," ujarnya.

Apit menyebutkan, ikan pari raksasa yang ditemukannya itu hingga diangkat ke daratan masih dalam keadaan hidup dengan berat mencapai 40 kilogram.

"Ikannya dipotong-potong, saya jual, sebagian saya bagi-bagi juga dengan warga dekat rumah. Alhamdulillah ini rejeki," tuturnya. 

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved