Berita MUBA

Raih Moeslim Choice Award 2019, Dodi : Saya Hanya Bekerja dan Melayani Warga, Biarkan Orang Menilai

Penguatan religi terhadap ASN dan sejumlah program berbasis agama membuat Dodi Reza mendapatkan penghargaan Moeslim Choice Award 2019 kategori Good Go

SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Bupati Muba Dodi Reza Alex ketika menerima penghargaan Moeslim Choice Award 2019 kategori Good Government. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Tidak hanya konsen pada pembangunan infrastruktur dan penguatan SDM yang terus digencarkan Bupati Muba Dodi Reza Alex di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Penguatan religi terhadap ASN dan sejumlah program berbasis agama membuat Dodi Reza mendapatkan penghargaan Moeslim Choice Award 2019 kategori Good Government.

Bupati Muba Dodi Reza Alex, menyebutkan terdapat beberapa program yang dinilai sukses dalam menyisihkan sedikit harta bagi ASN dilingkungan Pemkab Muba yakni eksekutif dan legislatif sepakat menerapkan zakat untuk PNS. Selain itu terdapat Santri Jadi Dokter, pendirian Ponpes Gratis untuk anak-anak yatim dan duhafa dan menghasilkan Rp. 1 Miliar lebih untuk disumbangkan bagi warga Palestina.

"Di Muba telah diterbitkan Peraturan Daerah Zakat dan telah ditetapkan sejak Maret 2019 lalu. Alhamdulillah hasilnya sangat berkontribusi baik untuk peningkatan kesejahteraan warga dan petani Muba," ujarnya di sela menerima penghargaan Moeslim Choice Award 2019 kategori Good Government, Kamis (12/12/2019) malam.

Lanjutnya, zakat dan wakaf untuk pendanaan pembangunan di Muba salah satu sumbernya dari zakat ASN Musi Banyuasin. Tercatat ada sebanyak 7.398 PNS setiap ASN diwajibkan Zakat 2,5% dari penghasilan bersih yang diperkirakan berhasil mengumpulkan Rp700 juta/bulan. Potensi zakat ini ditaksir sampai 2 miliar bila di tambah Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).Sumber lain wakaf adalah tunai PNS dan masyarakat yang mencapai 7.398 PNS, 127 ribu KK penduduk. Potensi wakaf tunai (asumsi Rp100.000 orang/bulan) : 13,5 Miliar.

"Peruntukan zakat dan wakaf
sebagai akselerasi program SDGs terutama penurunan angka kemiskinan, penyediaan infrastruktur dasar, ketahanan
pangan, peningkatan pendapatan dan memastikan tidak ada satupun orang yang tertinggal," ungkapnya.

Kemudian, di hari yang sama pula pada 10 Desember 2019 bertepatan dengan peringatan hari HAM sedunia ke-71 Kabupaten Muba dinobatkan sebagai Pemerintah Kabupaten peduli HAM yang diberikan Kementerian Hukum dan HAM.

"Sebenarnya saya hanya melakukan kewajiban sebagai pemimpin Muba. Saya kerja serius. Saya sungguh bekerja untuk warga Muba. Alhamdulillah, tercapai. Lalu sejumlah lembaga menilai dan memberi apresiasi,"tutupnya.

Ketua Panitia Moeslim Choice Award 2019, Usman Rizal mengatakan award yang diberikan ini diperuntukkan bagi orang-orang yang telah memberikan pengaruh positif pada kemajuan Indonesia dengan program dan inovasi yang telah dijalankan. "Atas penilaian tim di lapangan yang melihat track record serta kinerja Bupati Muba Dodi Reza, maka dia sangat pantas dan pas meraih award kategori Good Government,"ungkapnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved