Pria Ini Aniaya Wanita yang Ditidurinya

Seusai Berhubungan Intim di Sebuah Kosan, Pria di Palembang Ini Kabur dalam Kondisi Telanjang Bulat

Sebelumnya pria itu bacok rekan kencannya karena tak terima ditagih uang bayaran. Sang pria ternyata tak punya uang

mirror
ilustrasi. Seusai Berhubungan Intim di Sebuah Kosan, Pria di Palembang Ini Kabur dalam Kondisi Telanjang Bulat 

Kasus terungkap saat A bersama ibunya melaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang.

Gadis Kecil alias Bocah berinisial NA (8) menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri berinisial SA (15) warga Sekip Palembang.

Aksi pemerkosaan pelaku kepada A diketahui K ibu korban saat anaknya pulang Minggu (11/8) sekitar pukul 09.00,

sambil menangis. Kepada K,  A mengaku dipaksa pelaku untuk melakukan hubungan intim di Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

A mengaku saat kejadian dirinya sedang bermain di dekat TKP, lalu pelaku langsung menarik dengan keras dan memaksa untuk melakukan hubungan intim.

"Usai melampiaskan nafsunya, dia meninggalkan saya begitu saja," ungkapnya, Sabtu (16/11). 

Sedangkan, K mengaku tidak percaya anaknya diperkosa oleh tetangganya sendiri.

Tampilan Compass Darahkubiru, Pengunjung Rela Antri ke Mall Demi Sepatu Buatan Indonesia Ini

Sama-sama Raih Ballon dOr di Barcelona, Ronaldinho Tak Mau Sebut Messi Terbaik

"Saya tidak menyangka pak anak saya diperkosa tetangga sendiri, kemudian saya datangi rumahnya dan pihak keluarga pelaku mengaku akan bertanggung jawab," ungkapnya. 

Namun hingga saat dilaporkan ke polisi itikad dari keluarga pelaku tidak kunjung datang.

"Saya sudah menunggu itikad baik dari keluarga dia pak, tapi hingga detik ini tidak ada tindakan ataupun tindak lanjutnya pak atas ulah pelaku tersebut pak," bebernya.

Oleh karena itu EK membuat laporan kepolisian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Besar Kota (Polrestabes) Palembang.

"Saya ingin pelakunya ditangkap dan diproses hukum lantaran ulahnya anak saya mengalami sakit di bagian kemaluannya," katanya. 

Sementara, Kasat Reskrim, Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri mengatakan, memang membenarkan adanya laporan terkait perlindungan anak.

"Benar telah terjadi tindak pidana melanggar Undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2014 yang dilakukan tetangganya sendiri dan korban mengalami sakit di kemaluannya," jelasnya. 

Dirinya memastikan laporan korban sudah diterima oleh anggota piket dan selanjutnya laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved