Pria Ini Aniaya Wanita yang Ditidurinya

BREAKING NEWS: Pria tak Mau Bayar Lalu Menganiaya Wanita yang Ditidurinya Diamankan Polisi

Semmy Ditya Carlos (20) tersangka penganiayaan berat terhadap korban AK (22) wanita yang ditidurinya diamankan polisi.

BREAKING NEWS: Pria tak Mau Bayar Lalu Menganiaya Wanita yang Ditidurinya Diamankan Polisi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Tersangka Semmy, ketika diamankan di Polsek Kemuning Resor Kota Palembang, (12/12). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Semmy Ditya Carlos  (20) tersangka penganiayaan berat terhadap korban AK (22)  wanita yang ditidurinya diamankan tim Opsnal Polsek Kemuning Palembang, Kamis (12/12/2019).

Semmy menganiaya AK, warga Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat pada 2 Desember 2019 sekitar pukul 09.30 di dalam kamar No 12 sebuah rumah kost  di Jalan Rimba kemuning, Kelurahan Ario kemuning, Kecamatan Kemuning Palembang diamankan polisi.

Semmy Ditya Carlos (20) warga Komplek Griya Damai Indah, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin diamankan tim Opsnal Reskrim yang dipimpin Kapolsek Kemuning, AKP Robert Sihombing, Kamis (12/12) sekitar pukul 07.00.

"Kita amankan pelaku ini atas laporan korban ke Polsek Kemuning Palembang dengan Laporan Polisi Nomor : LP/94-B/XII / 2019 / SUMSEL/RESTA/Sek.KMG, tanggal 02 Desember 2019," ungkapnya.

Usai mendapatkan laporan tim Opsnal Reskrim langsung bergerak cepat dengan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapati dompet pelaku sehingga berhasil mengamankan pelaku di rumahnya.

Lanjutnya, kejadian ini berawal 2 Desember 2019 lalu sekitar pukul 09.00, korban berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi Miechat dan janjian untuk bertemu, kemudian pelaku datang ke TKP.

"Pelaku dan korban ini ternyata sudah terlebih dahulu melakukan transaksi seks untuk berhubungan badan melalui Miechat, sehingga pelaku janjian dengan korban di TKP, namun setelah melakukan hubungan badan. Menurut informasi yang kita dapatkan pelaku tidak sanggup membayar lantaran tidak ada uang," katanya.

Kemudian terjadilah cekcok mulut antara pelaku dan korban, sehingga terjadilah penganiayaan berat terhadap korban dilakukan pelaku menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau dapur yang dibawanya.

Namun suara teriakan minta tolong didengar oleh saksi Ardi (26) yang saat itu berada di TKP dan saksi Ardi segera mendekati kamar korban, dan saat itu melihat korban sudah bersimbah darah di depan pintu kamar korban.

Bank Sumsel Babel Gelontorkan Dana CSR dengan Melakukan Operasi 40 Orang Penderita Katarak

Kapolda Sumsel Terima Penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama dari Kapolri, Ini Alasannya

Ayo Tukar Mobil Bekas Anda dengan Mobil Baru di TAG Toyota Palembang, Ini Syarat dan Ketentuannya

Saksi Ardi yang sempat melihat pelaku yang berusaha melarikan diri melalui jendela pintu kamar lantai dua dan pelaku melompat dari lantai dua dan menimpa plafon seng lantai satu tanpa mengenakan sehelai kain pun.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved