Guru Honor di Delapan Kabupaten Kota di Sumsel Sudah Terima Uang Insentif, Ini Besarannya

ada sebanyak 8 kabupaten yang sudah memberikan insentif untuk guru-guru baik honor maupun yang sudah berstatus ASN.

sekilas info
Guru Honor di Delapan Kabupaten Kota di Sumsel Sudah Terima Uang Insentif, Ini Besarannya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kesejahteraan guru tentunya harus menjadi perhatian pemerintah seperti delapan kabupaten dan kota di Sumatera Selatan ini.

Kepala PGRI Sumsel Akhmad Zulinto mengatakan ada sebanyak 8 kabupaten yang sudah memberikan insentif untuk guru-guru baik honor maupun yang sudah berstatus ASN.

"Antar lain ada Palembang, Musi Banyuasin, PALI, Muratara, Lubuklinggau, Ogan Ilir, Prabumulih dan Muaraenim.

Insya Allah kabupaten lain menyusul dan akan menganggarkan tahun ini," kata pria yang juga menjabat sebagai Kepada Dinas Pendidikan kota Palembang ini, Kamis (12/12/2019).

Muskerwil BMPS Digelar di Gedung Guru Universitas PGRI, Menuju Indonesia Unggul dan Berdaya Saing

Berikut daerah yang sudah memberikan intensif untuk guru honornya beserta besarannya:

1. Palembang

Pemkot Palembang memberikan insentif untuk 3600 guru honor sebesar Rp1 juta perbulan sedangkan untuk ASN diberikan Rp500ribu perbulan.

2. Prabumulih
Pemkot Prabumulih juga sudah menganggarkan untuk guru honor

3. Musi Banyuasin
Dikatakan oleh Zulinto kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sudah memberikan uang untuk PPPK yan lulus sebesar Rp3,8 juta

4. PALI
Kabupaten PALI juga memberikan insentif untuk guru sebesar Rp800 ribu

5. Muratara
Begitu juga dengan kabupaten Muratara memberikan uang insentif untuk guru sebesar Rp800- Rp1 juta

6. Lubuklinggau
7. Ogan Ilir
8. Muaraenim

Kronologis Mayat Mahasiswi PGRI Palembang Ditemukan di Sungai Musi, Inta: Capek Hidup Gini Terus

Sementara itu, di HUT Ke 74 PGRI dan HGN 2019 ini hadiru pula Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan bahwa guru harus dipedulikan kesejahteraannya tapi sebagai guru juga harus mengajak anak didiknya (siswa) agar jangan pintar saja.

"Sebagai guru jangan hanya mengajak anak didik itu jadi pintar atau harus naik kelas tapi bagaimana caranya seorang guru harus bisa mengajak anak didiknya bisa meraih masa depannya, arahkan. Karena yang ditata itu masa depannya jangan sukses di tangga tapi tidak sukses di pencapaian," tambahnya disambut tepuk tangan.

Dia menambahkan jangan hanya mendoktrin siswa itu harus pintar, guru juga harus memiliki jiwa yang besar dan memiliki cita-cita.

Di HUT ke 74 PGRI dan HGN 2019 ini Persatuan Guru Republik Indonesia Sumsel juga memberikan penghargaan untuk guru terbaik, guru berprestasi dan pemimpin daerah di Sumsel yang peduli dengan kesejahteraan guru yang digelar di ballroom hotel Harper Palembang.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved