Human Interest Story

Banting Tulang Calon Independen Pilkada PALI Kumpulkan KTP, Tetap Komunikasi dengan Parpol

Ia merasa senang bertemu langsung dengan masyarakat dan mengetahui keluhan serta apa kehendak warga.

Banting Tulang Calon Independen Pilkada PALI Kumpulkan KTP, Tetap Komunikasi dengan Parpol
TRIBUNNEWS
Ilustrasi 

TAHAPAN pendaftaran bakal calon perseorangan atau jalur independen pada Pilkada PALI, mulai 19 Februari hingga 29 Februari 2020 mendatang. Teguh Jaya, calon dari yang berniat maju dari jalur berusaha menggalang dukungan melalui e-KTP dan tanda tangan pendukung.

Meski demikian Teguh yang kini menjabat sebagai Asisten II Pemkab Muaraenim, mengaku tetap membuka ruang komunikasi dengan partai politik.

"Insya Allah akan kita penuhi persyaratan dari KPU PALI untuk maju jalur independen. Namun kita masih menjalani komunikasi dengan parpol," ujar Teguh kepada Sripo.

Ia merasa senang bertemu langsung dengan masyarakat dan mengetahui keluhan serta apa kehendak warga. "Pada umumnya warga yang kita temui mendukung. Respon dari masyarakat lain juga bagus," ujarnya.

Meski demikian Teguh mengaku mengeluarkan dana cukup efisien dalam hal pencalonannya. "Baik maju jalur parpol maupun perseorangan sama-sama efektif. Karena ini semata untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

"Selain itu, partai juga bisa melihat kapabilitas kita untuk masa depan PALI. Sehingga bisa mengusung kita maju," jelas Teguh.

Hingga saat ini baru dua bakal calon kepala daerah di PALI yang berniat melalui jalur perseorangan atau independen. Selain Teguh Jaya, juga muncul nama Rizal Kenedi.

Menurut Ketua KPU PALI Senario, salah satu syarat calon independen adalah menyerahkan dukungan dari masyarakat dibuktikan dengan penyerahan KTP dari lima kecamatan di PALI minimal 13.153 orang.

"Jumlah tersebut merupakan 10 persen dari total keseluruhan mata pilih di Kabupaten PALI yang mencapai sekitar 131 ribu orang," ujarnya.

Sementara, untuk pendaftaran seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati pada bulan Juni 2020. Untuk calon Independen, pada 19-23 Februari 2020 dukungan dari calon independan dalam bentuk KTP tersebut diserahkan ke KPU.

"KPU akan melakukan verifikasi data, barulah pendaftarannya bersamaan dengan calon dari Parpol. Jika hasil verifikasi yang dilakukan oleh KPU bukti dukungan valid, maka akan ditetapkan sebagai calon Bupati dan wakil Bupati," jelasnya. (reigan riangga)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved