Kebakaran di Lorong Puskesmas SU I

Tari Terduduk Lemas & Menangis Seusai Melihat Jenazah Ibunya di Kamar Mayat RS Bhayangkara Palembang

Tari Terduduk Lemas dan Menangis Seusai Melihat Jenazah Ibunya di Kamar Mayat RS Bhayangkara Palembang

Tari Terduduk Lemas & Menangis Seusai Melihat Jenazah Ibunya di Kamar Mayat RS Bhayangkara Palembang
TRIBUN SUMSEL/Shintadwi anggraini
Tari (jilbab hitam) saat didampingi keluarganya untuk masuk ke kamar jenazah rumah sakit Bhayangkara, Rabu (11/12/2019). 

Tari Terduduk Lemas dan Menangis Seusai Melihat Jenazah Ibunya di Kamar Mayat RS Bhayangkara Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Air mata Tari tak terbendung setibanya di instalasi forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Rabu (11/12/2019).

Tari merupakan anak semata wayang, Eni (60), yang menjadi korban tewas pada kebakaran yang terjadi di rumahnya.

Seperti diketahui, kebakaran di Jalan Nursehan Dundang Lorong Puskesmas RT 34 RW 10 Kelurahan 3/4 ulu Kecamatan SU 1 Palembang, menewaskan Eni yang tak lain adalah pemilik rumah.

Kesedihan semakin bertambah manakala Tari, anak semata wayang Eni rencananya akan menggelar prosesi lamaran pada Minggu (15/12/2019) mendatang.

Namun sebelum niat itu terlaksana, musibah kebakaran justru terjadi dan menewaskan Eni.

"Ya ampun Tari," ujar salah seorang keluarga yang menangis tersedu ketika menyambut kedatangan Tari setibanya ia di instalasi forensik rumah sakit Bhayangkara.

Tari yang dalam kesehariannya bekerja di salah satu bank swasta dengan tempat tugas di Sungai lilin Kabupaten Musi Banyuasin itu, langsung menangis dipelukkan salah seorang keluarganya begitu turun dari mobil.

Suasana haru kental terasa ketika Tari mengatakan keinginan untuk melihat jenazah sang ibu untuk terakhir kalinya.

"Yakin kamu mau lihat ibumu," tanya salah seorang keluarganya ketika Tari hendak memasuki kamar jenazah.

Dengan didampingi keluarganya, Tari akhirnya masuk ke kamar jenazah sang ibu.

Begitu keluar, wajahnya terlihat pucat dan langsung terduduk lemas di tangga depan kamar jenazah seraya menangis tersedu.

"Sudah, sabar ya nak," ucap salah seorang keluarga untuk menenangkannya.

Rencananya, jenazah Eni akan langsung dimakamkan di TPU Puncak Sekuning.

Pihak keluarga juga sudah mempersiapkan segala keperluan untuk mengurus pemakaman korban. (Laporan wartawan Sripo Tribun, Shintadwi Anggraini)

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved