5 Warga Bantai 2 Induk harimau Sumatera dan Ambil Dua Janin Diciduk Polisi saat Jual Organ Tubuh

5 Warga Bantai 2 Induk harimau Sumatera dan Ambil Dua Janin Diciduk Polisi saat Jual Organ Tubuh

Tribun Pekanbaru
5 Warga Bantai 2 Induk Harimau Sumatera dan Ambil Dua Janin Diciduk Polisi saat Jual Organ Tubuh 

5 Warga Bantai 2 Induk harimau Sumatera dan Ambil Dua Janin Diciduk Polisi saat Jual Organ Tubuh

SRIPOKU.COM-Jika di Pagaralam, warga ketakutan dicekam teror harimau, maka di pekanbaru justru 5 Warga Bantai 2 Induk harimau Sumatera dan Ambil Dua janin Diciduk Polisi saat Jual Organ Tubuh.

Aksi 5 warga ini kemudian harus berakhir di jeruji besi, karena melanggar hukum telah membunuh harimau Sumatera yang merupakan satwa langka.

Para pelaku yang terdiri 5 orang ini, ditangkap bersama barang bukti seperti diantaranya organ tubuh harimau yang dijual, kemudian 4 janin dari 2 indukan yang dibatai para pelaku tersebut.

Seperti dilansir dari kompas.com, Tim Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) Wilayah Sumatera menangkap lima orang pelaku pemburu harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Riau.

Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera Eduward Hutapea mengatkan, dari lima pelaku disita empat janin harimau yang sudah mati dan satu lembar kulit harimau.

"Empat janin harimau kita temukan dalam toples yang disimpan pelaku. Kulit harimau kami amankan setelah dilakukan pengembangan," kata Eduward melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (9/12/2019).

Barang bukti tersebut, sambung dia, diamankan dari lima orang pelaku berinisial MY dan istrinya E, SS, TS dan SS. Eduward menjelaskan,

penangkapan kasus ini berdasarkan hasil operasi gabungan tims Gakkum KLHK bersama aparat kepolisian, Sabtu (7/12/2019).

Saat itu, petugas mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya pelaku pemburu harimau sumatera di wilayah Desa Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Halaman
12
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved