Properti OYO di Palembang Tumbuh 4,7 Kali Lipat, Kota Pempek Pasar Besar Jaringan Hotel Asal India

Genap setahun beroperasi di Palembang properti OYO tumbuh signifikan sebesar 4.7 kali lipat.

Properti OYO di Palembang Tumbuh 4,7 Kali Lipat, Kota Pempek Pasar Besar Jaringan Hotel Asal India
sripoku.com/jati
Sales Hotel memperlihatkan tampilan salah satu kamar hotel yang termasuk dalam jaringan OYO di kawasan Komplek Ilir Barat Permai Palembang beberapa waktu yang lalu. 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jaringan hotel asal India, OYO Hotels & Homes (OYO) secara resmi diluncurkan sejak Oktober 2018. Palembang merupakan salah satu dari tiga kota peluncuran pertama selain Jakarta dan Surabaya. Genap setahun beroperasi di Palembang, properti OYO tumbuh signifikan sebesar 4.7 kali lipat dengan total  77 properti, 2,292 kamar, serta 77 mitra pemilik hotel yang bergabung dalam jaringan  hingga bulan November 2019.

Region Head Sumatra OYO Hotels & Homes Indonesia, Edy Tan mengatakan Palembang juga merupakan pasar yang penting bagi OYO di Indonesia dengan kontribusi sebesar 4,21 persen pada pencapaian OYO secara nasional.

CATAT, Ini Lokasi Tes CAT CPNS 2019 untuk Daerah-daerah di Sumsel, Ada yang Tes di Hotel Berbintang!

"Menurut data kami, tercatat ada 1.173 kamar yang dipesan setiap harinya dengan rata-rata 49 pemesanan terjadi setiap jam," kata Edy, Kamis (5/12/2019).

Selain itu, OYO juga semakin dipercaya oleh para pelanggan dan menjadi pilihan akomodasi favorit saat berkunjung ke Palembang.

Ke depan OYO juga akan mencoba meraup pasar di kota lain di Sumsel selain Palembang dan Prabumulih.

Sebagai jaringan hotel terbesar di Indonesia (berdasarkan jumlah kamar), OYO telah hadir di lebih dari 100 kota di Indonesia dengan lebih dari 2.000 hotel dan  49.000 kamar yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Dilaporkan Hilang Siswi SMP di Kupang Ditemukan di Kamar Hotel saat Berhubungan Badan, Diduga Dijual

Selain itu, OYO juga didukung oleh lebih dari 1.000 tim lokal yang solid, dan kami juga sedang dalam proses untuk menciptakan lebih dari 10.000 peluang ekonomi secara langsung dan tidak langsung di Indonesia.

Edy menjelaskan, pihaknya menyadari di dunia termasuk di Indonesia ada jutaan penginapan kecil yang unbranded. Sayangnya, sebagian besar dikelola kurang efisien.

Atas alasan itulah jaringan hotel ini  hadir menjadi mitra mereka dan berinvestasi untuk memberikan pengalaman menginap terbaik bagi konsumen.

Halaman
12
Penulis: Jati Purwanti
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved