Drainase Tertutup Ruko, Jadi Penyebab Munculnya Genangan Air Di Jalan Kota Palembang

permasalahan genangan air muncul tak terlepas dengan banyaknya bangunan yang menutupi aliran air dikawasan itu.

Drainase Tertutup Ruko, Jadi Penyebab Munculnya Genangan Air Di Jalan Kota Palembang
SRIPOKU.COM/rahma
Pelebaran drainase/saluran air dikawasan 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Beberapa titik lokasi Kota Palembang menjadi langganan genangan air setiap kali hujan deras melanda. Tinggi genangan pun bisa mencapai pinggang orang dewasa.

Disebutkan PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR), Darma Budhy beberapa lokasi yang patut diwaspadai saat ini yakni, Jalan Kol H Burlian KM 9, Jalan Kapten A Rivai, Jalan Mayor Ruslan dll.

Menurutnya, permasalahan genangan air muncul tak terlepas dengan banyaknya bangunan yang menutupi aliran air dikawasan itu.

"Permasalahan sekarang di Kol Burlian dan ini butuh ketegasan oleh Pemerintah Kota untuk melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang menutupi aliran. Bahkan, kami pernah menyaksikan langsung banyak saluran dibawah ruko. Ini seharusnya tak mungkin terjadi kalau seandainya perizinannya jelas. Semua orang tahu bahwa dimana-mana sungai lebih dahulu daripada bangunan," ujarnya.

Menurut Budhy, untuk menanggulangi hal ini perlu tindak tegas upaya pemerintah bisa melarang pembangunan yang menutupi aliran sungai.

"Kalian bisa lihat sendiri bagaimana kondisi disana kalau hujan sebentar saja sudah banjir ruginya siapa, pasti masyarakat kan. Kita bisa buktikan bahwa aliran air telah tertutup dengan bangunan ruko. Contohnya disekitar Darma Agung," katanya.

Lanjutnya, saluran air atau anak sungai yang ada kini luasnya sangat kecil hanya 1,20 meter persegi malah bisa dikatakan sebagai got/parit. Padahal untuk areal jalan protokol seyogyanya memiliki saluran air yang besar untuk menampung debit air ketika hujan deras untuk kemudian mengalir ke kolam retensi atau muara sungai.

"Ketika genangan air tinggi harusnya bisa mengalir. Tapi karena terhambat bangunan makanya kondisi yang dilihat seperti sekarang," tutupnya. (Cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved