Moms and Kids

Permainan Monopoli Sangat Bagus untuk Psikologis Anak, Mengapa? Ini Alasannya

Permainan monopoli ini banyak mengajarkan anak kita untuk sabar, kerjasama, kompromi, menganalisa dan lain sebagainya.

Editor: Tarso
TRIBUN SUMSEL.COM/SRI
Sulistiana saat memberikan penjelasan mengenai perrmaian monopoli di acara moms & Kids di Gramedia World Palembang, Jumat (29/11/19) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menurut Psikolog , Sulistiana permainan monopoli sangat penting dan dianjurkan bagi orangtua untuk diperkenalkan kepada anak. Mengapa? Karena permainan ini mampu mempengaruhi psikologis anak untuk menganalisis masalah.

"Kalau dulu kita tahu dengan permainan ini, namun sekarang kalau anak-anak mana tahu," jelasnya, Jumat (29/11/2019) saat memberikan materi seminar Pengaruh Gadget pada Psikologis di acara Moms and Kids yang digelar oleh Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel di Gramedia World.

Kata dia, permainan monopoli ini banyak mengajarkan anak kita untuk sabar, kerjasama, kompromi, menganalisa dan lain sebagainya.

"Karena salah satu dampak psikologi dari gadget ke anak yakni mempengaruhi kemampuan anak untuk menganalisis masalah," jelas dia.

Perempuan di OKI Ini Saksikan Suaminya Mandi Darah, Pembunuh Ternyata Masih Tetangga Sendiri

Spiderman Beraksi Di Gedung Bertingkat, Berhasil Sikat Uang Rp 135 Juta dan 12 Suku Emas

Ada Penampakan 3 Ekor Harimau, Petani Desa Rimba Candi Pagaralam Takut Beraktivitas di Kebun

Tak hanya itu, dampak psiklogis lainnya yakni anak menjadi malas membaca dan juga memberikan efek candu.

"Efek candu ini juga sangat berbahaya karena ini berawal dari kebiasaan orangtua sendiri sehingga anak-anak menjadi candu. Kalau anak gak dikasih gadget nangis," jelas dia.

Karena itu, sebagai orang tua harus menyiasati dengan salah satunya memberikan buku bewarna, bergambar kepada anak agar mereka tertarik.

Tak hanya itu, dampak lainnya yakni menurunkan kemampuan bersosialisasi kepada anak.

"Anak yang sudah kenal dengan gadget cenderung malu karena interaksinya tak ada hanya dengan gadget saja. Karena itu kalau di sekolah ada ekstrakulikuler pramuka ini dapat memacu anak untuk media bersosialisasi agar berani," ungkap dia.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved