Berita Banyuasin

Sejak Dibangun Tahun 2018 Lalu , Hingga Kini Buffalo Center Belum Ada Manfaat untuk Masyarakat

Pasca berdirinya Buffalo Center Kawasan Agroeduwisata Sumatera Selatan (Sumsel) di Kecamatan Rambutan , hingga kini belum ada azaz manfaat bagi masyar

Sejak Dibangun Tahun 2018 Lalu , Hingga Kini Buffalo Center  Belum Ada Manfaat untuk Masyarakat
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Sepasang tugu kerbau Buffalo Center Kawasan Agroeduwisata Kecamatan Rambutan Banyuasin yang terbengkalai. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

Buffalo Center Belum Ada Manfaat untuk Masyarakat

* Umirtono: Buffalo Center akan Dibawah Keranah Hukum

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Pasca berdirinya Buffalo Center Kawasan Agroeduwisata Sumatera Selatan (Sumsel) di Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, hingga kini belum ada azaz manfaat bagi masyarakat sekitar, Kamis (28/11/2019).

Kawasan agroeduwisata yang merupakan aspirasi DPR RI tersebut, menghabiskan uang negara Rp 51 Milyar hanya untuk membangun gapura, tugu kerbau, pos jaga, gedung pertemuan, rumah timbang, gudang pakan, dan kandang kerbau ada 7 unit.

"Semua pekerjaan ini dikerjakan oleh pihak kontraktor dari kegiatan ini dilaksanakan oleh Provinsi Sumsel Tahun 2017 dan selesai Tahun 2018," kata Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sembawa, Bagong Kusminandar melalui Tim Teknis dari BPTU-HPT Sembawa, Kori Karim.

Dilokasi Buffalo Center juga dilengkapi lampu penerangan, dan padang gembala seluas 27 hektar.

"Terkait anggaran apakah bangunan sesuai atau tidak, tentunya setiap kontraktor mengerjakan pekerjaan mau untung besar," ujar Kori yang mengakui bahwa ada beberapa bangunan yang sudah diperbaiki seperti gerbang masuk.

Disebutkan Kori, pembangunan proyek buffalo ini, aspirasi DPR RI, tentunya yang namanya pemborong pastinya mau untung. "Pekerjaan sudah selesai memang belum serah terimah proyek buffalo center," tutur Kori sebagai tim teknis pihaknya hanya mengawasi secara teknis saja.

Kisah Tukang Kantin yang Jadi Youtuber dan Jadi Selebgram Berpengaruh di Indonesia, Ini Kontennya!

Orkes Dangdut Dibatalkan, Nella Kharisma Dituding Jadi Selingkuhan Mantan Bupati, Istri SAH Cemburu!

Presiden Jokowi akan Segera Memotong Jabatan Eselon III dan IV dengan Kecerdasan Buatan

Ditambahkan, pembangunan buffalo center yang diserahkan di tahun 2018 dan saat ini sudah selesai. "BPTU hanya membangunkan dan saat ini pembangunan itu sudah selesai," ungkapnya dalam waktu dekat akan diserah terimahkan.

Ketika ditanya terkait kwalitas bangunan Kori tidak bisa menjamin, banguanan yang dikerjakan memiliki kualitas baik. "Kalau soal kwalitas bangunan kami tidak bisa mejaminkan, karena setiap kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut pastinya tidak ingin dirugikan, yang pasti mereka juga mengambil keuntungan," ucap Kori berulang kali.

Terpisah, Ketua Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) Banyuasin, Umirtono SH mengatakan, jika pengerjaannya proyek Buffalo Center Kawasan Agroeduwisata Sumatera Selatan tersebut, tidak kerjakan secara serius.

Pesona Masjid Muhammad Cheng Hoo Palembang, Masjid yang Memadukan 3 Unsur Kebudayaan

"Proyek sebesar Rp 51 Milyar dikerjakan asal jadi dan hingga kini belum ada azaz manfaat bagi masyarakat Kecamatan Rambutan Banyuasin," tegas Umirtono yang akan membawa persoalan ini ke jalur, ranah hukum. Lantaran merugikan uang negara. Dan belum ada manfaat bagi masyarakat.

Camat Rambutan Adi Rosadi membenarkan, kalau buffalo center hingga kini belum ada manfaat bagi masyarakat. "Saya belum tahu, bagaimana selanjutnya, karena lokasi buffalo center masih tertutup pagar seng," tandasnya apalagi pihak kontraktor maupun dari BPTU belum tidak ada konfirmasi ke kecamatan.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved