Hutan Produksi Lestari

Komitmen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari

Isu lingkungan dan sosial sudah menjadi persoalan yang menarik dan menjadi isu sentral bagi negara-negara di dunia.

Sripoku.com
Ilustrasi Hutan Produksi Lestari 

Komitmen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari

Oleh:  Tatang Rosida, S. Hut
Praktisi silviculture Management di Palembang

Isu  lingkungan dan sosial sudah menjadi persoalan yang menarik dan menjadi isu sentral bagi negara-negara di dunia. 

Munculnya KTT Bumi di Rio pada 1992 menegaskan pelaksanaan konsep sustainability deve­lop­ment (pembangunan berkelanjutan).

Dalam perspektif perusahaan, dimana keber­lan­jut­an yang dimaksud merupakan suatu program sebagai dampak dari usaha-usaha yang telah di­rintis, berdasarkan konsep kemitraan dan rekanan dari masing-masing stakeholder.

Ada lima elemen sehingga konsep keberlanjutan menjadi penting, diantaranya adalah ; (1) ketersediaan dana, (2) misi lingkungan, (3) tanggung jawab sosial, (4) terimplementasi dalam kebijakan, (5) mempunyai nilai manfaat.

Pada kondisi sustainability development perusahaan tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang berpijak pada single bottom line (kondisi financial) namun harus berpijak pada triple bottom lines yaitu kondisi keuangan, sosial dan lingkungan.

The triple bottom line dikenal sebagai "people, planet, profit".

Konsep planet jelas berkaitan dengan aspek the environment. 

Konsep people di dalamnya bisa merujuk pada konsep social development dan human rights yang tidak hanya menyangkut kesejahteraan ekonomi masyarakat (seperti pemberian modal usaha, pelatihan keterampilan kerja).

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved