Breaking News:

Terjawab , Mengapa Anne Avantie Selalu Menggunakan Pakaian Hitam, Konde dan Poni Yang Jadi Ciri Khas

Anne Avantie menjadi salah satu desainer kenamaan tanah air yang dikenal dengan ciri pakaian berwarna gelap serba hitam atau merah marun dengan poni m

Editor: Budi Darmawan
Tribun Sumsel /ika
Anne Avantie saat memberikan inspirasi kiat sukses jadi pengusaha di hari keempat pasar Tiban di Palembang Icon Mall, Senin (25/11/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Anne Avantie menjadi salah satu desainer kenamaan tanah air yang dikenal dengan ciri pakaian berwarna gelap serba hitam atau merah marun dengan poni menutup dahi juga konde besar yang menghiasi kepalanya.

Dari belakang pun desainer ini bisa dengan mudah dikenali karena ciri khas nya itu yang membuatnya begitu populer.

Anne Avantie mengatakan menikmati semua popularitas yang dia miliki saat ini bahkan kepupolerannya itu bukan tanpa sengaja tapi justru dia ciptakan dengan sengaja agar menjadi populer dan terkenal.

Mengisi agenda ke hari ke empat pasar Tiban di Palembang Icon, Anne Avantie mengajak peserta yang mayoritas pelaku usaha untuk tidak takut populer dan panjat sosial asal tujuannya baik.

"Pamer dan menonjol itu tidak salah sebab untuk sukses dan dikenal itu harus menonjol kalau tidak menonjol ya akan biasa saja tidak dikenali, dan tidak maju" ujarnya, Senin (25/11/2019).

Salah satu cara Anne Avantie maju dan menonjol yakni dengan membuat branding atau ciri khas. Salah satunya dengan menggunakan busana yang itu-itu saja agar menjadi ciri khas. Jadi jangan berganti sebab jika berganti meski orangnya sama tapi akan tetap dianggap orang berbeda karena ciri khasnya berubah.

"Anne Avantie pakai baju hitam, atau merah maroon dan konde ya ini ciri khas saya yang membedakan cuma selendangnya saja akan berganti," ujarnya.

Kunci sukses lainnya yakni fokus pada apa yang ingin diraih jangan biarkan pikiran dan konsentrasi terpecah dengan memikirkan hal yang tidak penting sehingga menguras tenaga dan fokus yang ingin diraih tidak tercapai. Fokus ini yakni fokuslah meraih apa yang diinginkan jangan membuang energi dengan mengomentari hidup orang lain, tetangga atau bahkan orang yang tidak dikenal di media sosial juga dikomentari.

Karena menurutnya saat ini banyak komentar jahat di media sosial yang menghakimi hidup orang lain padahal tidak kenal. Jadi lebih baik manfaatkan energi fokus meraih impian karena itu akan lebih bermanfaat.

Anne juga mengingatkan pelaku usaha atau pengusaha agar menjalani hidup biasa saja dan jangan merasa hidup paling bermanfaat bagi orang lain karena itu hanya anggapan sendiri saja karena pada dasarnya diri sendirinya yang menganggap apa yang sudah dilakukan luar biasa. Padahal kenyataannya biasa saja.

Misalnya saja jika ada pegawai terbaik yang Sudja bertahun tahun bekerja tiba-tiba keluar dan pindah bekerja pada orang lain atau membuka usaha sendiri, janganlah menganggap ini menyakitkan karena sudah banyak berkorban mendidik pekerja itu menjadi pandai, membantu perekonomiannya saat susah, memberi bantuan uang saat sakit dan kebaikan lainnya karena jika kebaikan diungkit maka tidak akan menjadi kebaikan justru pahalanya hilang. Amalannya tidak akan diterima. Jadi anggap saja apa yang sudah dilakukan sebagai ibadah sehingga tidak akan sakit hati atau merasa paling berjasa atas hidup orang lain.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved