Berita Lahat

Pandi dan Keluarganya Nyaris Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Lahat, Beruntung Ada Pohon

Tanah longsor di Kecamatan Mulak Ulu Lahat nyaris merenggut nyawa Pandi beserta leluarganya yang sedang tertisur pulas.

Pandi dan Keluarganya Nyaris Tertimbun Tanah Longsor  di Kabupaten Lahat, Beruntung Ada Pohon
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Wakil Bupati Lahat, H Haryanto saat meninjau lokasi longsor di Mulak Ulu. 

Laporan watawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Rumah milik Pandi (55) Warga Pengentaan, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, nyaris tertimbun longsor.

Beruntung, masih adanya sejumlah pohon yang menahan tanah membuat penghuni rumah selamat dari maut.

Terlebih, saat longsor sendiri terjadi, rumah yang dihuni tiga orang anak beranak tersebut sedang lelap tidur.

"Kejadianya dini hari (Minggu, 24/11). Saat kejadian kami sedang tidur. Tidak terdengar terjadi longsor. Namun sebagian tanah menerjang rumah bersyukur tidak sampai berdampak bagi rumah,"ungkap Pandi, menceritakan kejadian, Minggu (24/11).

Mendapat adanya informasi longsor, Wakil Bupati Lahat, H Haryanto, SE MM MBA, langsung meninjau lokasi longsor.

Warga Rambang Kuang Ini Coba Perkosa Tetanganya yang Masih ada Hubungan Keluarga, Damankan polisi

Pemkab Muaraenim Selenggarakan Festival Liga Sepakbola Serasan Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

Pemkab Muaraenim Selenggarakan Festival Liga Sepakbola Serasan Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

Dituturkan Haryanto, terjadinya longsor diduga akibat kuntur tanah yang mulai menggantung ditambah hujan deras yang terus mengguyur.

Dirinya sendiri akan segera berkoordinasi dengan pihak BPBD, kecamatan dan desa agar longsor yang terjadi tidak bertambah parah.

Disisi lain, ia meminta warga yang tinggal tak jauh dari lokasi agar waspada.

"Ya kita imbau tak hanya warga disini. namun untuk semua warga di kabupaten Lahat agar waspada. Terlebih saat ini sudah mulai hujan. Banyak tanah yang labir terutama dikawasan perbukitan akibat kebakaran saat kemarau, "ujarnya.

Sementara, longsor yang terjadi juga merenggut jalan setapak yang ada di lokasi. Warga setempat mulai bergotong royong meratakan tanah. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved