Berita Pagaralam

Beredar Video Menyatakan Kemunculan Harimau di Pagaralam adalah Jelmaan Puyang Raje Nyawe yang Marah

Kemunculan beberapa kali hewan buas Harimau Sumatera di beberapa daerah di Kota Pagaralam dan sekitarnya terus menjadi pembahasan masyarakat Pagaralam

Beredar Video Menyatakan Kemunculan Harimau di Pagaralam adalah Jelmaan Puyang Raje Nyawe yang Marah
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Sebelum Tewas di Terkam Harimau Gunung Dempo, Kuswanto Sempat Melawan, Begini Kesaksian Temannya. Beredar Video Menyatakan Kemunculan Harimau di Pagaralam adalah Jelmaan Puyang Raje Nyawe yang Marah 

Beredar Video yang Menyatakan Kemunculan Harimau di Pagaralam adalah Jelmaan Puyang Raje Nyawe yang Marah

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kemunculan beberapa kali hewan buas Harimau Sumatera di beberapa daerah di Kota Pagaralam dan sekitarnya terus menjadi pembahasan masyarakat Pagaralam.

Banyak spekulasi yang muncul di kalangan masyarakat tentang mulai turunnya Harimau yang juga biasa disebut oleh masyarakat Pagaralam dengan sebutan Nenek Gunung tersebut.

Ada yang mengatakan bahwa kemunculan Harimau tersebut karena habitat asli mereka sedang terganggu.

Namun ada juga yang mengatakan bahwa kemunculan Nenek Gunung tersebut karena sudah kotornya atau telah banyaknya perbuatan maksiat yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab di kawasan Gunung Dempo.

BKSDA Pasang Jebakan Tangkap Harimau Berkeliaran di Sekitar Lahat dan Pagaralam

Bahkan hari ini beredar video yang diunggah oleh akun Facebook Pagaralam_insta.

Dalam video tersebut tampak seorang wanita paruh baya yang mengatakan bahwa kemunculan Harimau tersebut merupakan jelmaan dari Nenek Moyang Pagaralam yaitu Puyang Raje Nyawe.

Puyang Raje Nyawe meminta penguasa Kota Pagaralam dapat segera membersihkan tempat tinggal para Puyang tersebut dengan menyembelih 17 ekor kambing atau satu ekor kerbau. Permintaan tersebut harus dilaksanakan sebelum 7 hari kedepan.

Video ini menuai pro dan kontak dikalangan masyarakat Pagaralam terutama pengguna media sosial Facebook dan Instagram. Berbagai komentar muncul dalam halaman postingan tersebut.

Tampak sejumlah jejak kaki Harimau ada diareal kebun warga yang lokasinya dikawasan permukiman warga Dempo Makmur Gunung Dempo, Senin (18/11/2019).
Tampak sejumlah jejak kaki Harimau ada diareal kebun warga yang lokasinya dikawasan permukiman warga Dempo Makmur Gunung Dempo, Senin (18/11/2019). (ist)

Seperti komantar dari akun Nila Matsuri yang berkomentar "jgn syrik masalah harimau ngamuk wajar krn kehidupan mrk terganggu,

Halaman
123
Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved