Konflik Warga dan PT Lonsum

Tanggapan Perusahaan Atas Konflik Warga di 2 Desa dari 3 Kecamatan di Muratara dengan PT Lonsum

Manajer PT Lonsum Riam Indah Estate, Sahrul, menyampaikan, permasalahan ini sebenarnya sudah selesai sejak tahun 2011 lalu.

Tanggapan Perusahaan Atas Konflik Warga di 2 Desa dari 3 Kecamatan di Muratara dengan PT Lonsum
tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Puluhan warga datangi kantor Bupati Muratara, Selasa (19/11/2019) terkait masalah konflik lahan antara warga dan perusahaan PT Lonsum Riam Indah Estate. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Manajer PT Lonsum Riam Indah Estate, Sahrul, menyampaikan, permasalahan ini sebenarnya sudah selesai sejak tahun 2011 lalu.

"Itu pegangan kami, nah sekarang PT Lonsum ini mempunyai HGU yang taat membayar pajak," kata Sahrul, ketika dikonfirmasi pasca kedatangan warga di dua desa dan tiga kecamatan di Muratara pada dua bulan lalu.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang merasa tidak puas dengan keputusan pada tahun 2011 tersebut agar menuntut permasalahan ini melalui jalur hukum.

"Jadi apabila masyarakat tidak puas, silahkan tuntut secara hukum, jangan dengan cara anarkis atau penahanan lahan seperti ini," katanya.

Seperti diketahui, warga di dua desa dari tiga kecamatan di Muratara mendatangi kantor bupati Muratara Selasa (19/11/2019). Mereka masih menuntut hak mereka terhadap PT Lonsum perihal lahan.

Sebelum datang ke sana, sekitar dua bulan silam, warga sudah mempertanyakan hal serupa ke pihak perusahaan. Warga dan petugas keamanan dari pihak perusahaan saat itu nyaris bentrok di lokasi perkebunan sawit PT Lonsum Riam Indah Estate.

Warga yang sebelumnya melakukan unjuk rasa meminta agar perusahaan tidak melakukan aktivitas panen buah kelapa sawit.

Selama konflik lahan antara warga dan perusahaan belum menemui titik terang, maka lahan yang bermasalah harus distop dari aktivitas panen.

Namun pihak perusahaan bersikukuh melakukan panen buah sawit dengan dikawal oleh petugas keamanan perusahaan.

Bahkan, sejumlah aparat kepolisian dan anggota Brimob disiagakan untuk mengamankan agar tidak terjadi bentrok.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved