Konflik Warga dan PT Lonsum

Merasa Sudah Diingkar Janji, Warga dari 2 Desa di 3 Kecamatan Muratara Ancam Palang Kantor Bupati

Merasa pihak Pemkab Muratara ingkar janji, warga yang datang ke kantor bupati sempat mengancam akan memasang palang di pintu kantor.

Merasa Sudah Diingkar Janji, Warga dari 2 Desa di 3 Kecamatan Muratara Ancam Palang Kantor Bupati
tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Puluhan warga datangi kantor Bupati Muratara, Selasa (19/11/2019) terkait masalah konflik lahan antara warga dan perusahaan PT Lonsum Riam Indah Estate. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Warga dari dua di tiga kecamatan yang ada di Muratara mendatangi kantor Bupati Muratara Selasa (19/11/2019). Tujuan mereka ke sana adalah mempertanyakan tentang kelanjutan konflik lahan yang sedang berjalan melawan PT Lonsum Riam Indah Estate.

Pada aksi ini, suasana demo warga yang jumlahnya mencapai puluhan ini kondusif.

Mereka datang setelah sempat mengadakan perjanjian pada demo yang dilakukan beberapa waktu yang lalu.

BREAKING NEWS Warga di 2 Desa dari 3 Kecamatan di Muratara Datangi Bupati Perihal Konflik Lahan

Adapun saat itu, warga dijanjikan bertemu Asisten I Pemkab Muratara yang telah mendapat disposisi dari Bupati untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Namun, pihak yang dicari tidak berada di tempatnya.

Padahal, antara warga dan Asisten I Pemkab Muratara telah berjanji akan menggelar audiensi guna menyelesaikan konflik lahan pada hari ini.

14 Tahun Konflik Lahan akhirnya Warga Pulai Gading-PT BPP Sepakat Damai

"Katanya janji mau bertemu hari ini, ternyata dia (Asisten I) tidak ada, ya sudah dipalang saja pintu kantor bupati ini," teriak salah seorang warga dipantau Tribunsumsel.com.

Beruntung, emosi warga bisa diredam oleh anggota Satpol PP dan aparat kepolisian yang mengawal kegiatan warga.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved