Hewan Buas Teror Petani di Sumsel
Penampakan Harimau di Pagaralam dan Lahat, BKSDA Sumsel Terjunkan Tim Investigasi
BKSDA Sumsel akan menerjunkan tim untuk memeriksa adanya harimau yang muncul di area perkebunan yang ada di Lahat dan Pagaralam.
Penulis: Haris Widodo | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo
SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Adanya harimau yang terlihat direkam oleh warga Pagaralam di kawasan pegunungan Dempo diduga keluar dari sarang karena terganggu habitatnya.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Genman Hasibuan, melalui Kasubag TU, Suntoyo saat ditemui di kantornya.
• Harimau Mulai Turun Gunung, Masyarakat Pagaralam: Kami Takut Pertanda Gunung Api Dempo Meletus
"Sebenarnya posisi satwa itu sendiri di kawasan Hutan Lindung Dempo, yang ada warga diterkam dan satu meninggal. Diduga dia (Harimau) keluar karena habitatnya terganggu, ya bisa saja dibakar atau illigal loging," ujar Sunyoto kepada Sripoku.com, Senin (18/11/2019).
• BREAKING NEWS Teror Harimau di Pagaralam Semakin Nyata, Jejak Kaki 100 Meter dari Area Perkebunan
Ia menambahkan bahwa jika dilihat harimau yang muncul di Pegunungan Dempo tersebut bukanlah harimau Sumatera.
"Kalau dilihat dari ciri-cirinya sendiri yang dilihat oleh warga itu bukanlah Harimau Sumatera karena harimau Sumatera kekuning kuninagan.
Tim kita sendiri hari ini baru menyelidiki, dari BKSDA Lahat dan BKSDA Sumsel," katanya.
• Kronologi Kejadian Harimau Hingga Babi Hutan Serang 4 Warga di Sumsel, Waspada di Area Perkebunan
Dari keterangannya, harimau sumatera di wilayah Sumsel sendiri terdapat di Muba, Banyuasin, dan Pagaralam yang jumlahnya mulai sedikit.
"Untuk jumlah sendiri kita baru pantau di Muba saja sekitar ada 14 untuk yang lain nanti kita update.
Dan tim yang ke Pagaralam sendiri akan memasang kamera trap agar bila ada harimau melintas akan terfoto dan terpantau," kata Sunyoto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bksdasumsel.jpg)