Instalasi TPS 3R Kecamatan Kalidoni Palembang Pukau Mahasiswa Asal Malaysia

Inovasi terkait pengelolaan sampah 3R Kecamatan Kalidoni kembali mendapat kunjungan dari para mahasiswa Universitas Mahsa Malaysia. Sabtu (16/11/2019)

ist
Mahasiswa asal Malaysia ketika berkunjung ke TPS 3R yang dibuat oleh Satker Kecamatan Kalidoni. 

Laporan wartawan sripoku.com, Haris Widodo.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Inovasi terkait pengelolaan sampah 3R Kecamatan Kalidoni kembali mendapat kunjungan dari para mahasiswa Universitas Mahsa Malaysia. Sabtu (16/11/2019).

Kegiatan kunjungan ke TPS 3R ini merupakan kali kedua bagi UNSRI yang bekerja sama dengan berbagai universitas luar negeri dalam konsep pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, setelah sebelumnya beberapa perwakilan mahasiswa Unsri pernah berkunjung bersama dengan mahasiswa pertukaran pelajar dari berbagai negara.

Camat Kalidoni yang diwakili oleh Plt. Kasi Pelayanan Umum Mirinsyah, S. Sos didampingi Ketua Satuan Kerja Hendy Adiwilaga menerima langsung kunjungan dari para mahasiswa Universitas Mahsa Malaysia.

Kota Palembang Terapkan ATCS, Pelanggar Lalu lintas, Perusak Taman dan Pembuang Sampah Direkam CCTV

Dalam sambutannya, Mirinsyah mengungkapkan bahwa awal mula dibangunnya instalasi TPS ini adalah murni inisiasi dari Camat Kalidoni yang prihatin melihat kondisi awal TPS yang penuh dengan sampah menggunung dan menimbulkan bau tak sedap bagi warga sekitar.

Sehingga kemudian diambil langkah untuk membangun sebuah tempat pengelolaan sampah Instalasi TPS yang berbasis 3R.

Ditambahkan mirinsyah, bahwa konsep yang diusung dalam pengelolaan sampah merupakan konsep yang sebenarnya bukan hal yang baru dalam dunia teknologi, terlebih negara Malaysia merupakan salah satu negara maju termasuk dalam urusan penanganan sampah.

Sampah Ban Bekas Jadi Penyebab Genangan Air di SDN 48, Pelajar tak Bisa Upacara Bendera

Sementara itu Camat Kalidoni Arie Wijaya, S STP M Si yang sempat diwawancarai menambahkan, bahwa konsep pengelolaan sampah disini akan terus dikembangkan menjadi berbagai produk turunan yang bernilai bisnis, misalnya saja budidaya lele bioflok, hidroponik, BBM dari plastik, Pupuk Organik dan Maggot BSF sehingga sampah yang sebelumnya dianggap sebagai masalah, bisa diubah paradigma nya menjadi sampah sebagai potensi.

Sementara itu Ketua rombongan mahasiswa kunjungan, mengungkapkan kekagumannya terhadap konsep pengelolaan sampah yang sedang dikembangkan di TPS 3R ini.

Menegur Buang Sampah, Maskur Justru Dikeroyok hingga Tersungkur ke Tanah

Selain menggunakan model 3R yang praktis dan efisien, konsep tersebut juga digabung dengan manajemen pemberdayaan masyarakat yang mampu mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam upaya mengatasi permasalahan sampah khusus nya di Kota Palembang.

"Kedepan kami rasa perlu untuk mengajak teman-teman yang lain untuk bisa belajar tentang pengelolaan sampah disini," kata salah satu mahasiswa.

Penulis: Haris Widodo
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved