Breaking News:

ACT Sumsel Galang Bantuan untuk Palestina,Puluhan Warga Palestina Tewas akibat Serangan Udara Israel

ACT Sumsel mengadakan kegiatan diskusi terbuka bersama para siswa dan guru terkait serangan yang terjadi di Palestina di Sekolah Islam Terpadu

Editor: Sudarwan
Dok ACT Sumsel
ACT Sumsel menggelar diskusi terbuka bersama para siswa dan guru terkait serangan yang terjadi di Palestina di Sekolah Islam Terpadu Mufidatul Ilmi, Jumat (15/11/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Serangan udara oleh Israel ke wilayah Palestina Kamis lalu menewaskan puluhan korban meninggal dan 82 orang luka menggerakan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan untuk Palestina.

Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin mengatakan ACT mengecam apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina, terlebih menjelang musim dingin yang mencekam.

ACT melihat permasalahan ini bukan lagi masalah yang ringan karena sudah berlangsung setiap tahun dengan eskalasi yang semakin meningkat.

Program bantuan reguler yang sudah ada akan terus kami tingkatkan.

Kami sudah berikan instruksi kepada relawan dan mitra-mitra kami di Gaza untuk memasifkan pendistribusian bantuan medis, kesediaan paket pangan, dan bantuan lainnya.

ACT Sumsel Salurkan 1 Ton Beras ke Ponpes Yatim Dhuafa Al Umar di Talang Seleman Ogan Ilir

Kondisi Ponpes Memprihantikan, ACT Sumsel Berikan 1 Ton Beras Untuk Santri di Ujung Tanjung

"Insya Allah umat Islam Indonesia melalui ACT akan terus membersamai mereka,” ungkap Ahyudin, Jumat (15/11/2019).

ACT Sumsel mengadakan kegiatan diskusi terbuka bersama para siswa dan guru terkait serangan yang terjadi di Palestina di Sekolah Islam Terpadu Mufidatul Ilmi.

Ustaz Desab, Kepala Sekolah SMP IT Mufidatul Ilmi mengatakan sudah selayaknya kita selaku umat muslim bersatu untuk membantu saudara kita di Palestina dengan bantuan terbaik.

"Terimakasih juga saya ucapkan kepada pihak ACT yang mewakili kami semua untuk terus membantu perjuangan saudara-saudara kita di sana, yang belakangan ini terus digemparkan dengan serangan hingga menewaskan puluhan penduduk sipil," ujar Ustaz Desab.

Hingga hari ini, bantuan dari para donatur yang disampaikan melalui Aksi Cepat Tanggap terus digulirkan ke Palestina.

Baik melalui IHC (Indonesian Humanity Center) yang merupakan gudang bantuan logistik untuk penduduk Palestina, hingga bantuan medis lanjutan bagi para korban yang membutuhkan penanganan lebih serius.

Ardianta, tim partnership ACT Sumsel mengatakan bahwa serangan bombardir yang diluncurkan Zionis Israel beberapa hari yang lalu telah membuka mata kita bahwa perjuangan kita membantu Palestine belum berakhir.

"Perjuangan Palestina belum berakhir, hingga kini masih banyak saudara kita yang gugur tanpa perlawanan akibat serangan Zionis Israel, melalui diskusi terbuka ini kami ingin mengajak kembali kepedulian masyarakat Sumsel untuk Palestina," jelasnya.

Aksi Cepat Tanggap terus mengajak masyarakat dermawan untuk bersama membantu warga terdampak konflik kemanusiaan di Palestina.

Sahabat Dermawan dapat berdonasi langsung melalui tautan link, bit.ly/donasi_ACTSumsel. (rel)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved