Berita Muratara

Penggali Sumur di Rupit Muratara Nyaris Merenggang Nyawa, Pingsan dalam Sumur Diduga Beracun

"Purnomo mau ambil sekop ketinggalan di dalam itu, tau-taunya tidak naik lagi, ternyata pingsan, langsung saya minta tolong orang-orang," ujar Iwan.

Penggali Sumur di Rupit Muratara Nyaris Merenggang Nyawa, Pingsan dalam Sumur Diduga Beracun
TRIBUN SUMSEL.COM/RAHMAT AIZULLAH
Para pekerja tengah membangun sarana air bersih dan MCK di SD Negeri 1 Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Jumat (15/11/2019). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Penggali sumur, Purnomo masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Jumat (15/11/2019).

Purnomo nyaris meregang nyawa saat menggali sumur di SD Negeri 1 Batu Gajah, Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

Ia mendadak pingsan di dalam lubang galian sumur tersebut diduga akibat terhirup gas beracun.

Iwan rekan Purnomo menceritakan, mereka berdua mendapat pekerjaan menggali sumur di SD Negeri 1 Batu Gajah.

Keduanya merupakan warga Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Saat sumur sudah tergali sedalam 6 meter, mereka memutuskan untuk berhenti karena merasa sesak napas di dalam sumur tersebut.

"Tidak sanggup lagi kami, napas sesak, sepertinya ada gas di bawah itu," kata Iwan kepada Tribunsumsel.com, Jumat (15/11/2019).

Mereka disarankan untuk pindah menggali sumur di lokasi lain, namun Purnomo nekat masuk lagi ke dalam sumur yang diduga ada gas beracun itu.

Cerita IRT Korban Rayuan Maut Oknum Perwira Polisi Hingga Menyerahkan Kehormatannya di Hotel

Pemuda 21 Tahun di Muaraenim Ini Setubuhi Gadis Dibawah Umur Hingga Hamil 3 Bulan

Komunitas PDOS Sumsel Kumpulkan Sumbangan Bantu Biaya Pengobatan Nova Driver Online Korban Begal

"Purnomo mau ambil sekop ketinggalan di dalam itu, tau-taunya tidak naik lagi, ternyata pingsan, langsung saya minta tolong orang-orang," ujar Iwan.

Purnomo kemudian diangkat dari dalam sumur dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit untuk mendapatkan penanganan medis.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved