Ustaz Taufik Hasnuri Meninggal Dunia

Tiap Tanggal 10 Muharram, Ustaz Taufik Hasnuri Miliki Tradisi Bagi-bagi Bubur Asyuro ke Ribuan Warga

Tiap Peringatan 10 Muharram, Ustaz Taufik Hasnuri Miliki Tradisi Bagi-bagi Bubur Asyuro ke Ribuan Warga

Tiap Tanggal 10 Muharram, Ustaz Taufik Hasnuri Miliki Tradisi Bagi-bagi Bubur Asyuro ke Ribuan Warga
SRIPOKU.COM/RAHMAD ZILHAKIM
Tiap Peringatan 10 Muharram, Ustaz Taufik Hasnuri Miliki Tradisi Bagi-bagi Bubur Asyuro ke Ribuan Warga 

Tiap Peringatan 10 Muharram, Ustaz Taufik Hasnuri Miliki Tradisi Bagi-bagi Bubur Asyuro ke Ribuan Warga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - H Ustaz Taufik Hasnuri merupakan salah seorang ulama kondang kota Palembang. Bukan hanya di Palembang, sejumlah daerah di Indonesia kenal dengan Ustad taufik Hasnuri.

Ustaz Taufik Hasnuri derita penyakit ginjal sebelum akhirnya dikabarkan meninggal dunia, Kamis (14/11/2019).

Kabar Ustaz Taufik Hasnuri meninggal dunia juga beredar di pesan berantai whatsApp.

Banyak kenangan yang dilakukan Ustad Taufik Hasnuri di kalangan masyarakat. Selai ceraham dakwahnya, ada suatu tradisi yang rutin dilakukan Ustad Taufik Hasnuri setipa tahunnya.

Penyakit Ustaz Taufik Hasnuri Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia, Sempat Butuhkan Golongan Darah AB

BREAKING NEWS: Ustaz Taufik Hasnuri Meninggal Dunia

Tetap Berdakwah Meski Sedang Sakit, Ustaz Taufik Hasnuri Ungkap Kondisi Penyakit yang Dideritanya

Suasana pembagian bubur asyuro yang diserbu warga di rumah ustadz Ahmad Taufik Hasnuri di Jalan Ki Kms H Abdullah Azhary (Ki Pedatuan) Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Selasa (11/10/2016).
Suasana pembagian bubur asyuro yang diserbu warga di rumah ustadz Ahmad Taufik Hasnuri di Jalan Ki Kms H Abdullah Azhary (Ki Pedatuan) Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Selasa (11/10/2016). (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

Dari catatan Sripoku.com, sudah menjadi tradisi setiap kali peringatan 10 Muharram 1435 Hijriyah, ribuan warga menyerbu kediaman rumah Ustaz Ahmad Taufik Hasnuri di Jalan Ki Kms H Abdullah Azhary (Ki Pedatuan) Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU I Palembang.

Setiap momen 10 Muhharram, ribuan warga berdatangan ke rumah pencemarah kondang ini untuk mengambil hidangan khas yakni bubur asyuro.

Dalam kurun waktu 30 menit, ratusan kilogram bubur asyuro yang dimasak menggunakan sebanyak 10 gengseng (kuali besar), ludes diserbu warga.

Ribuan warga berasal dari kalangan ibu-ibu, remaja dan anak-anak, antrean untuk giliran mendapatkan bubur asyuro yang aromanya memang menggugah selera.

Suasana pembagian bubur asyuro yang diserbu warga di rumah ustaz Ahmad Taufik Hasnuri di Jalan Ki Kms H Abdullah Azhary (Ki Pedatuan) Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Kamis (14/11/2013).
Suasana pembagian bubur asyuro yang diserbu warga di rumah ustaz Ahmad Taufik Hasnuri di Jalan Ki Kms H Abdullah Azhary (Ki Pedatuan) Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Kamis (14/11/2013). (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

Video: 3.000 Porsi Bubur Asyura di Kediaman Ustazd Taufik Hasnuri Ludes Dibagikan

Kurun Waktu 30 Menit, 3.000 Porsi Bubur Asyura di Kediaman Ustazd Taufik Hasnuri Ludes Dibagikan

Cek Jud yang sibuk mengaduk bumbu bubur asyuro yang dimasak dengan cara ditumis di halaman kediaman Ustadz Taufik Hansuri di Jalan KH Azhari Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Jumat (29/9/2017).
Cek Jud yang sibuk mengaduk bumbu bubur asyuro yang dimasak dengan cara ditumis di halaman kediaman Ustadz Taufik Hansuri di Jalan KH Azhari Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Jumat (29/9/2017). (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

Saat diwawancarai Sripoku.com pada saat itu, Ustaz Ahmad Taufik Hasnuri selaku pembina Majelis Taklim Raudhatul Ilmi pernah menjelaskan. Bahwa berbagi cara membagi bubur asyuro setiap kali peringatan 10 Muharram, sudah menjadi tradisi sejak tahun 1990-an.

Bubur Asyur dimasak dengan bahan-bahan tertentu dan dimasak sekitar 2-3 jam kemudian dibagikan kepada warga.

"Kalau kita sering berbagi rejeki dan membahagiakan orang lain, insya Allah kita akan mendapatkan balasan dari Allah," ujar Ustaz Taufik seraya juga membagikan sejumlah uang kepada anak-anak yang antrean untuk mendapatkan bubur asyuro pada saat itu.

Penulis: fadhila rahma
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved