Ustaz Taufik Hasnuri Meninggal Dunia

Penyakit Ustaz Taufik Hasnuri Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia, Sempat Butuhkan Golongan Darah AB

Penyakit Ustaz Taufik Hasnuri Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia, Sempat Butuhkan Golongan Darah AB

Penulis: fadhila rahma | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/RAHMAD ZILHAKIM
Ustaz Taufik Hasnuri Meninggal Dunia 

Penyakit Ustaz Taufik Hasnuri Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia, Sempat Butuhkan Golongan Darah AB

SRIPOKU.COM - Ustaz Taufik Hasnuri derita penyakit ginjal sebelum akhirnya dikabarkan meninggal dunia, Kamis (14/11/2019).

H Ustaz Taufik hansuri sendiri merupakan seorang ulama kondang kota Palembang.

Kabar Ustaz Taufik Hasnuri meninggal dunia juga beredar di pesan berantai whatsApp.

BREAKING NEWS: Ustaz Taufik Hasnuri Meninggal Dunia

Tetap Berdakwah Meski Sedang Sakit, Ustaz Taufik Hasnuri Ungkap Kondisi Penyakit yang Dideritanya

Tetap Berdakwah Meski Sedang Sakit, Ustaz Taufik Hasnuri Ungkap Kondisi Penyakit yang Dideritanya

Kondisi Ustaz Taufik Hasnuri Dikabarkan Drop, Butuh Golongan Darah AB, Ternyata Ini yang Dideritanya

"Innalillahi wa Inna Ilaihi rajiun.

Telah meninggal dunia hari ini ustadz Taufik Hasnuri.

Sekarang Jenazah beliau sedang dalam perjalanan menuju ke kediaman beliau," tulis pesan tersebut.

Dikabarkan jenazah Ustaz Taufik hasnuri saat ini sedang menuju ke kediamannya di 12 Ulu yang kemudian akan dibawa ke Masjid Agung untuk di solatkan.

Jenazah Ustaz Taufik Hansuri direncanakan pula akan dimakamkan ke kampung halamannya.

Sebelumnya pernah beredar kabar dari akun Instagram miliknya Plglipp bahwa dibutuhkan darah AB yang ditujukan untuk ulama kondang Ustadz Taufik Hasnuri yang diposting pada Sabtu (21/4/2019).

Asisten Ustadz Taufik, Ilham mengatakan, kemarin kondisi yang ustadz taufik drop dan dibawalah ke Rumah Sakit Mohammad Husen (RSMH) Palembang, dari keterangannya Ustadz Taufik alami penyakit ginjal yang dialaminya selama 1 tahun 4 bulan dan membutuhkan darah AB.

Namun diketahui, stok persediaan darah di rumah sakit sempat habis untuk golongan darah AB dan dicarilah ke Palang Merah Indonesia(PMI) Kota Palembang.

Sejumlah pendonor mulai berdatangan ke PMI Kota Palembang untuk memberikan pendonoran kepada Ustadz Taufik yang sedang membutuhkan darah AB, Sabtu (20/4/2019)
Sejumlah pendonor mulai berdatangan ke PMI Kota Palembang untuk memberikan pendonoran kepada Ustadz Taufik yang sedang membutuhkan darah AB, Sabtu (20/4/2019) (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

"Stok di RSMH habis terpaksolah kami ke PMI dan Alhamdulilah ado,"ujarnya

Ia menambahkan memang kalau dilihat keadaan ustadz sehat-sehat saja tapi setelah aktivitas ketika ia pulang kerumah sering mengeluh merasa sakit.

Biasanya ustaz taufik minum obat untuk menjaga kesehatannya dan setiap seminggu dua kali Ustadz Taufik cuci darah.

Dari keterangannya saat ini kondisi Ustadz Taufik sudah membaik

Kurun Waktu 30 Menit, 3.000 Porsi Bubur Asyura di Kediaman Ustazd Taufik Hasnuri Ludes Dibagikan

Mengenal Lebih Dekat Ustaz Taufik Hasnuri, Berbekal Rp 70 Ribu Sebulan Selama di Pesantren

Sementara itu di PMI Kota Palembang sejumlah simpatisan yang mengenal beliau mulai berdatangan dengan tujuan untuk memberikan donor darah kepada Ustadz Taufik.

Pendonor, H Sukirman yang tinggal di Lorong Margo, KM 11 mengatakan terkejut mendengar kabar bahwa Ustadz Taufik sedang sakit dan membutuhkan darah.

"Saya dapat kabar tersebut dari Whatsapp grup dan saya langsung ke PMI untuk mendonorkan darah saya,"ujarnya

Ia menambahkan semoga dengan pendonoran darah ini dapat membantu Ustadz Taufik sembuh dari penyakitnya.

Ustaz Taufik Hasnuri Tetap Berdakwah Meski Sakit

Ustaz Taufik Hasnuri yang dikenal kocak dalam saat menyampaikan dakwahnya, masih tetap aktif berdakwah.

Ustaz Taufik Hasnuri menyampaikan alasan tetap berdakwah.

"Berdakwah itu suatu ladang ibadah yang besar," kata Ustaz Taufik Hasnuri saat ditemui di kediamannya yang ada di Kelurahan 12 Ulu Palembang.

Menurut Ustaz Taufik Hasnuri, walapun hanya satu kalimat jika bermanfaat untuk orang banyak ia tetap harus disampaikan.

Mengenal Lebih Dekat Ustaz Taufik Hasnuri, Berbekal Rp 70 Ribu Sebulan Selama di Pesantren

Ustad Taufik Hasnuri Jalani Cuci Darah, Ini Alasan serta Penyebabnya, Bisa Terjadi Pada Kita

Video: 3.000 Porsi Bubur Asyura di Kediaman Ustazd Taufik Hasnuri Ludes Dibagikan

Mengenal Lebih Dekat Ustaz Taufik Hasnuri. Bantu Mandikan Jenazah Sejak Usia 8 Tahun dan Berbekal Rp 70 Ribu Sebulan Selama di Pesantren
Mengenal Lebih Dekat Ustaz Taufik Hasnuri. Bantu Mandikan Jenazah Sejak Usia 8 Tahun dan Berbekal Rp 70 Ribu Sebulan Selama di Pesantren (Sripoku.com / Rahmad Zilhakim)

Penyampaiannya bisa melalui medsos, youtube, instagram, tulisan dan lain-lain.

"Karena kondisi saya yang seperti ini kalau ada yang ngundang kalau dekat-dekat saja saya terima. Tapi kalau yang jauh-jauh tidak saya terima," ungkapnya.

Menurutnya, kalau jarak antara turun dari mobil ke acara tidak jauh ia masih bisa.

Tapi kalau jalannya jauh tidak bisa ia terima, sebab kalau jalan jauh mengas atau ngos-ngosan.

"Penyakit saya ini agak berat, sakit ginjal. Alhamdulillah meskipun sakit tapi ada obatnya. Ginjal ini akibat darah tinggi, jadi yang dikonsumsi juga obat darah tinggi," ujar Ustaz Taufik Hasnuri.

Ustaz Taufik Hasnuri juga mengatakan bahwa untuk di keluarganya tak ada riwayat yang sakit ginjal.

Inilah 6 Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat, Salah satunya Berhenti Merokok

5 Masalah Ginjal Ini Bisa Diatasi Hanya Dengan Menggunakan Air Rebusan Daun Pandan, Begini Caranya

Kisah Gadis India yang Ditolak Keluarga Donorkan Ginjalnya Hanya Karena Terlahir Sebagai Perempuan

KH Taufik Hasnuri
KH Taufik Hasnuri (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Namun kalau riwayat darah tinggi banyak di keluarganya.

"Saya tahu kalau saya sakit ginjal itu sejak 1 tahun 9 bulan. Sejak saat itu saya rutin berobat dan minum obat serta mengurangi makan makanan yang mengandung garam," ujar Ustaz Taufik Hasnuri.

Selain berdakwah Ustaz Taufik juga masih rajin mengajar di Majelis Taklim Raudatul Ilmi yang dipimpinnya.

Sementara itu ketika bagi-bagi bubur suro di kediamanya, Ustaz Taufik Husni turut menyaksikannya dan memimpin doa bersama.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved