Berita Pagaralam

Kaum Milenial Diimbau Berhati-Hati Beli Kosmetik di Kota Pagaralam

kaum milenial dan ibu-ibu rumah tangga untuk berhati-hati membeli kosmetik yang beredar saat in, jika tak mau terjadi kerusakan kulit muka

Kaum Milenial Diimbau Berhati-Hati Beli Kosmetik di Kota Pagaralam
Kompas.com
Ilustrasi kosmetik 

LAPORAN WARTAWAN SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN

PAGARALAM, SRIPOKU.COM --Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pagaralam mengingatkan kaum milenial dan ibu-ibu rumah tangga untuk berhati-hati membeli kosmetik yang beredar saat ini, jika tidak mau terjadi kerusakan pada muka dan kulit.

Pasalnya, terindikasi kosmetik yang beredar sudah banyak kadarluarsa (expired), namun tetap dijual bebas.

Hal ini berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan tim Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Pagaralam. Tim masih menemukan kosmetik kadarluarsa (expired).

Kondisi ini sangat memprihatinkan, pasalnya masih adanya peredaran kosmetik kadarluarsa tersebut dapat mengancam kesehatan masyarakat terutama kaum wanita yang menjadi pengguna kosmetik tersebut.

Informasi yang dihimpun, Selasa (12/11/2019) dari Polres Pagaralam, aparat kepolisian akan segera membentuk tim untuk mendalami temuan tersebut.

Kepala Disprindagkop UKM Kota Pagaralam, Dawam melalui Kasi Bina Usaha Pasar, Endang mengatakan, "Temuan prodok kosmetika expired ini dari hasil pengawasan rutin oleh etugas dari Disperindagkop Pagaralam."

Temuan produk ekspired ini terdapat di kawasan Pasar Dempo Permai yang memang menjadi pusat jual beli di Kota Pagaralam.

"Temuan ini langsung kami tindaklanjuti dan kita sarankan untuk tidak diedarkan lagi dengan cara di retur kembali kepihak pabrik atau produsennya," katanya.

Selain diberikan teguran kepada penjual yang ditemukan di lapangan, Tim Perdagangan juga tetap melakukan

Sensasi Makan Model di Kaki Gunung Dempo, Model Kriuk Legend Pagaralam Sudah Ada Sejak Tahun 90-an

monitoring yang akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan.

"Perlu adanya koordinasi dengan pihak terkait. Agar peredaran produk kosmetik tidak merugikan konsumen. Untuk itu kepada masyarakat ataupun konsumen agar lebih cermat dan teliti dalam membeli," imbaunya.

Terpisah, Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIk mengatakan, pihak telah memerintahkan unit Tipiter untuk melakukan pengecekan temuan tersebut.

"Kita akan bentuk tim untuk mendalami temuan ini. Pasalnya hal ini bisa merugikan masyarakat," ujarnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: muhammad husin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved