IRT di Muratara Ini Korban Pembacokan, Alasan Si Pelaku tak Berhasil Ketemu dengan Sosok yang Dicari

Seorang ibu rumah tangga di Musirawas menjadi korban pembacokan setelah si pelaku tidak berhasil menemukan orang yang dicari.

sripoku.com/ahmadfarozi
Pelaku Syarial ketika diperiksa polisi. Ia diamankan diduga ikut serta mengeroyok seorang ibu rumah tangga. 

SRIPOKU.COM, MURATARA- Syarial (37), warga Desa Aringin Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara, mendatangi kediaman Yopi di Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.

Dia datang menggunakan mobil bersama teman-temannya dengan niat menagih hutang kepada Yopi.

Namun sesampainya dilokasi, Yopi sedang tidak berada di rumah.

Merasa kesal, tidak bertemu dengan Yopi, Syarial dan teman-temannya kemudian melempar rumah Yopi dengan batu.

Saat itu, ibu dari Yopi, yaitu Siwar (53)  yang sedang berada di rumah tidak senang rumahnya dilempari lalu membalas melempar para pelaku.

Merasa mendapat perlawanan, salah seorang teman dari Syarial yang bernama Kusnadi kemudian mengambil sebilah parang yang ada dalam mobil.

Lalu langsung membacok Siwar sebanyak satu kali.

Bacokan itu mengenai tangan kiri Siwar dan mengakibatkan korban terluka dibagian lengan kirinya.

Setelah melakukan aksinya, para pelaku kemudian melarikan diri menggunakan mobil kearah Karang Dapo.

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada 10 September 2019 sekitar pukul 15.00 dan kemudian dilaporkan ke Polsek Rawas Ilir.

Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Afrinaldi mengungkapkan, berdasarkan laporan masyarakat, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan keberadaan para pelaku.

Dan pada Senin (11/11/2019) sekiyat pukul 12.30, pihaknya mendapatkan informasi bahwa salah seorang pelaku bernama Syarial sedang berada di salah satu rumah makan di Kecamatan Rupit.

Selanjutnya pihaknya bersama anggota Reskrim Polsek Rawas Ilir langsung bergerak menuju lokasi keberadaan pelaku tersebut untuk melakukan penangkapan.

"Setelah sampai di rumah makan tersebut, pelaku yang saat itu sedang makan bersama temannya langsung ditangkap kemudian dibawa dan diamankan guna proses hukum lebih lanjut," kata Iptu Afrinaldi, Selasa (12/11/2019).

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved