Tambah Enam Wakil Menteri

Juru bicara Istana, Fadjroel Rachman memastikan Istana saat ini sedang mendiskusikan kemungkinan menambah porsi wakil menteri

Tambah Enam Wakil Menteri
https://www.instagram.com/angelatanoesoedibjo/
Angela Tanoesoedibjo Wakil Menteri Pariwisata & Bekraf 

JAKARTA, SRIPO -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkap rencana Presiden Jokowi yang akan menambah posisi wakil menteri dalam kabinetnya, Kabinet Indonesia Maju. Salah satu wakil menteri akan menempati posisi Wamendikbud, mendamping Nadiem Makarim.

Juru bicara Istana, Fadjroel Rachman memastikan Istana saat ini sedang mendiskusikan kemungkinan menambah porsi wakil menteri atau wamen untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Ada enam lagi rencana sih. Rencana. Tapi belum saya pastikan,” kata Moeldoko di Rapimnas HKTI, di Discovery Ancol Hotel, di Jalan Lodan Timur, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/11).

“Saya dan Mensesneg Pratikno baru saja mendiskusikan Wamen untuk Mendikbud,” Fadjroel menambahkan.

Di Perpres itu dinyatakan Mendikbud mendapat jatah wakil menteri. Namun Fadjroel tidak menyebutkan sosok yang akan menduduki posisi tersebut untuk mendampingi Nadiem Makarim. “Perpres no 72/2019 ada klausul tentang Wamen Kemendikbud,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melantik 12 wamen Kabinet Indonesia Maju. Jumlah wamen pada kabinet kali ini terbilang banyak, sebab di periode sebelumnya Jokowi hanya mengangkat tiga orang wamen. Mereka yang lebih dulu dilantik sebagai wamen adalah Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi, Wakil Menteri Keuangan: Suahazil Nazara, Wakil Menteri Perdagangan: Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR): Wempi Wetipo.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK): Alue Dohong, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi: Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN): Surya Tjandra, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Kartika Wirdjoatmojo; dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Angela Tanoesoedibjo.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat empat orang staf khusus (Stafsus) dari kalangan akademisi dan profesional. Empat orang tersebut Prof. Muhammad Ikhsan, Prof. Nanang Pamuji, Arya Sinulingga dan Anhar Adel. Keempat Stafsus ini sudah melalui persetujuan Presiden dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pengangkatan staf khusus itu diharapkan memberikan saran dan pertimbangan terkait hal-hal yang bukan merupakan bidang tugas unsur-unsur organisasi kementerian. “Empat Staf Khusus yang diangkat ini, akan membantu saya secara profesional. Tidak akan tumpang tindih dengan jajaran pejabat atau pegawai yang sudah ada di Kementerian BUMN. Mereka akan membantu agar akselarasi yang kita lakukan dapat on the track dan sesuai target yang ditetapkan,” kata Erick Thohir.

Prof. Muhammad Ikhsan merupakan salah satu Guru Besar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang sebelumnya adalah Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla. Sebagai Stafsus Erick Thohir, Prof Muhammad Ikhsan diharapkan memberikan masukan terkait makro ekonomi.

Lalu, Prof. Nanang Pamuji, Profesor dari Universitas Gajah Mada ini akan memberikan masukan dan saran agar BUMN membangun manajemen talenta dan meningkatkan inovasi di era disrupsi. Arya Sinulingga, lulusan ITB yang juga praktisi di media ini, akan membantu di bidang Komunikasi Publik. Selanjutnya, Anhar Adel, akan membantu Menteri BUMN terkait hubungan lembaga dan dengan Kementerian sehingga sinergi dengan institusi lain terus terjaga. (tribun network/ther/yud)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved