Breaking News:

Kecanduan Main Smartphone

Kecanduan Main Smartphone Bisa AkibatkanWajah Cepat Tua

Alat sarana komunikasi Smartphone ? Mungkin sudah mayoritas masyarakat mengenalinyadan tidak asing.

Kecanduan Main Smartphone  Bisa AkibatkanWajah Cepat Tua
ist
Refika Handayani

Kecanduan pengguana smarthphone yang semakin tinggi, seiring dengan meningkatnya produk smartphone dengan berbagai kelebihan dari berbagai merek produksetiap tahunnya.

Dari sebuah hasil studi Tim peneliti di Baylor University, Texas, Amerika Serikat, menemukan bahwa kecanduan seorang remaja perempuan berusia antara 13-18 tahun menghabiskan 10 jam sehari untuk berkirim pesan singkat, e-mail atau surat elektronik dan media sosial lainnya.

Sementara remaja laki-laki, rata-rata menggunakan ponselnya delapan jam sehari.

Menurut seorang dermatogis populer asal New York, Paul Jarrod Frank, MD, mengatakanbahwa smartphone juga bisa menyebabkan keriput di bagian kulit khususnya leher.

Beberapa orang mengalami ’tech neck’ ketika terlalu lama bermain gadget.

Tech neck yaitu istilah keadaan kulit leher dan dagu menjadi kendur karena terlalu lama menundukkan atau memiringkan kepala.

Dilansir dari Studi terbaru dari US National Library of Medicine mengungkap bahwa seseorang yang keseringan dalam menggunakan smartphone dapat menyebabkan kerusakan kulit dimana pelakunya adalah high-energy visible lightalias HEV dari gawai dalam bentuk pacaran sinar biru yang dalam waktu lama bisa mempercepat proses penuaan dari yang normalnya.

Sinar yang dipantulkan ini merupakan bagian dari spektrum elektromagnetik dengan energi yang besar.

Namun sejumlah pakar kecantikan mengklaim bahwa dampak yang dihasilkan HEV sama buruk dengan radiasi sinar UV yang selama ini selalu jadi 'tersangka' penuaan kulit wajah.

Sinar biru (blue light)yang dipancarkan dari elektronik smartphone mempunyai panjang gelombang 400-460 nm2 dan mampu menembus kulit lebih dalam hingga menyentuh sel-sel kulit serta menyebakan terjadinya inflamasi dan menghambat regerenasi sel kulit

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved