Penampakan Bendungan Sukaraya Baru di Musirawas, Berpotensi Mengairi 200 Hektare Sawah

Pemkab Musirawas membangun bendungan dan jaringan irigasi di Sungai Dulu Desa Sukaraya Baru Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas.

Penampakan Bendungan Sukaraya Baru di Musirawas, Berpotensi Mengairi 200 Hektare Sawah
ist
Pemkab Musirawas membangun bendungan dan jaringan irigasi di Sungai Dulu Desa Sukaraya Baru Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas. Bendungan teknis yang pertamakali dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) APBD Kabupaten Musirawas tahun anggaran 2019 ini direncanakan berpotensi mengairi sekitar 200 hektar lahan pertanian sawah. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Pemkab Musirawas membangun bendungan dan jaringan irigasi di Sungai Dulu Desa Sukaraya Baru Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas.

Bendungan teknis yang pertama kali dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) APBD Kabupaten Musirawas tahun anggaran 2019 ini direncanakan berpotensi mengairi sekitar 200 hektar lahan pertanian sawah.

Bendungan dI Sukaraya Baru ini dibangun di sekitar lokasi bendungan lama yang dibangun pada tahun 1995 lalu yang kondisinya sudah rusak berat.

Dimana bendungan lama tersebut merupakan bendungan semi teknis.

Kepala Dinas PU Cipta Karya TRP Kabupaten Musirawas H Ristanto Wahyudi kepada Sripoku.com mengungkapkan, bendungan Sungai Dulu di Desa Sukaraya Baru ini dibangun untuk meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat.

"Sebelumnya dilokasi ada bendungan lama semi teknis yang sudah rusak berat.

Saat ini kita bangun bendungan baru yang direncanakan dapat mengairi sekitar 200 hektar lahan pertanian," kata H Ristanto Wahyudi, Minggu (10/11/2019).

Dikatakan, bendungan ini masih dalam tahap pengerjaan.

Berdasarkan jadwal, diperkirakan pada akhir Desember 2019 ini pembangunan bendungan tersebut selesai dikerjakan dan dapat berfungsi untuk mengairi lahan pertanian masyarakat setempat.

"Sebelumnya ada sekitar 50 hektar sawah masyarakat diwilayah setempat.

Dengan dibangunnya bendungan teknis yang baru ini, maka jika sudah selesai akan dilakukan cetak sawah baru sesuai kapasitas bendungan melalui dana desa," kata H Ristanto Wahyudi.

Dijelaskan, pembangunan bendungan Sukaraya Baru memiliki data teknis, yaitu data hidrologi debit banjir rencana 75,540 meter kubik per detik.

Sedangkan debit normal rencana 2,30 meter kubik per detik dan kebutuhan air pengambilan 1,2 liter per detik per hektar.

Adapun panjang saluran primer bendungan ini sepanjang 1.664 meter atau sekitar 1,66 km.

Sedangkan panjang saluran sekunder 444 meter dan panjang saluran pasangan sepanjang 2.108 meter atau sekitar 2,1 km.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved