Dukungan untuk Ikut Pilkada Perorangan, Minimal 8,5 Persen dari DPT

Masyarakat atau tokoh masyarakat yang hendak menjadi peserta Pilkada serentak 7 Kabupaten di Sumsel 2020, bisa melalui dua cara.

Dukungan untuk Ikut Pilkada Perorangan, Minimal 8,5 Persen dari DPT
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Pilkada Serentak 2020 

PALEMBANG, SRIPO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel memastikan, masyarakat atau tokoh masyarakat yang hendak menjadi peserta Pilkada serentak 7 Kabupaten di Sumsel 2020, bisa melalui dua cara. Yaitu, jalur dukungan parpol maupun perorangan atau independent.

Menurut ketua KPU Sumsel, Kelly Mariana berdasarkan PKPU bahwa syarat untuk bisa menjadi pasangan bakal calon (bacalon) Bupati dan Wakil Bupati di 7 Kabupaten, harus mendapat dukungan minimal 20 persen jumlah kursi di DPRD atau minimal 25 persen perolehan suara sah bagi partai yang mendapatkan kursi di DPRD.

"Berdasarkan PKPU Nomor 15 tahun 2017, perubahan dari PKPU Nomor 3 tahun 2017, bahwa setiap bacalon kepala daerah tingkat kabupaten/kota harus mendapat dukungan partai politik minimal 20 persen dari total jumlah kursi di DPRD, atau 25 persen suara sah," kata Ketua Kelly Mariana, disela- sela audiensi dengan Kepala Newsroom Sripo- Tribunsumsel Hj L Wenny Ramdiastuti di kantor KPU Sumsel, Rabu (6/11).

Sedangkan untuk pasangan bacalon perseorangan atau independent yang maju lewat jalur non parpol harus mendapat dukungan minimal 8,5- 10 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu sebelumnya.

"Sesuai PKPU yang ada, jika pemilih yang terdaftar di DPT dibawah 250 ribu, maka syarat minimal harus 10 persen dukungan yang dibuktikan dengan fotocopy KTP. Sedangkan pemilih yang terdaftar dikisaran 250 ribu hingga 500 ribu, syarat dukungannya minimal 8,5 persen," ujar Kelly.

Selain dukungan minimal tersebut, sebaran dukungannya juga harus 50+1 jumlah Kecamatan yang ada dimasing- masing daerah.

"Jadi sebaran dukungan itu harus separuh Kecamatan yang ada, dan nanti harus dalam bentuk surat pernyataan, yang nantinya diverifikasi kebenarannya," tuturnya.

Kelly menerangkan untuk jumlah pemilih yang ada dibawah 250 ribu yaitu Kabupaten PALI dan Muratara sehingga syarat minimal dukungan 10 persen. Sedangkan 5 Kabupaten lainnya, OKU, OKU Selatan, OKU Timur, Ogan Ilir, dan Mura minimal 8,5 persen.

"Untuk tahapan penyerahan dukungan bakal paslon perorangan dimulai 11 Desember hingga 5 Maret. Sedangkan masa pendaftaran paslonkada dimulai 16 hingga 18 Juni 2020," tandasnya.

Dari data pemilih dari Pileg 2019 lalu di 7 Kabupaten tersebut PALI memiliki DPT sebanyak 131.576 x10 persen sekitar 13.158 dukungan yang tersebar diminimal 3 dari 5 Kecamatan yang ada.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved