10 Kutipan atau Qoutes Presiden Soekarno, Cocok Digunakan sebagai Ucapan Selamat Hari Pahlawan 2019

Setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Untuk tahun ini Hari Pahlawan 2019 jatuh pada hari Minggu (10/11/2019).

Editor: Sudarwan
IST
Soekarno. 10 Kutipan atau Qoutes Presiden Soekarno, Cocok Digunakan sebagai Ucapan Selamat Hari Pahlawan 2019 

SRIPOKU.COM - Setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Untuk tahun ini Hari Pahlawan 2019 jatuh pada hari Minggu (10/11/2019).

Berikut ini ada 10 kutipan atau qoutes Presiden Soekarno yang cocok digunakan sebagai Ucapan Selamat Hari Pahlawan 2019.

Hari Pahlawan - Video : Melihat Lebih Dekat Tugu Perjuangan 5 Hari 5 Malam yang Terabaikan!

Hari Pahlawan - Sosok Kepahlawan Kebangsaan Dikuatirkan Memudar dalam Ingatan Generasi Milenial

Hari Pahlawan - Cerita Kelam 1958, Saat Prajurit Kopassus Terpaksa Bantai Teman Sendiri yang Khianat

Hari Pahlawan: Penonton Surabaya Membara Tertabrak Kereta Api, 3 Orang Tewas, Lainnya Luka-luka

Jasa Soekarno bisa dibilang sangat besar bagi bangsa Indonesia.

Setelah ratusan tahun dijajah, akhirnya Indonesia berhasil merdeka pada 1945.

Banyak pejuang yang berkorban disana, satu diantaranya adalah Soekarno yang menempuh jalur diplomatis.

Banyak kata-kata bijak yang muncul dari buah pikiran Soekarno.

Berikut ini adalah 10 kata bijak Soekarno untuk mengenang dan meneruskan perjuangannya di Hari Pahlawan yang jatuh pada Minggu, 10 November 2019 ini.

1. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.

2. Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.

3. Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.

Meriahkan Hari Pahlawan, GPM Motor Honda Palembang Berikan Servis Murah dan Diskon Onderdil

4. Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.

5. Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bistik tapi budak.

6. Kalau perempuan itu baik, maka jayalah negara. Tetapi kalau perempuan itu buruk, maka runtuhlah negara.

7. Barangsiapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved