Pasca e tax, BPPD Palembang Bakal Awasi Pajak Reklame, Alat Ini yang Akan Digunakan

BPPD) Kota Palembang melakukan peningkatan pengawasan pajak reklame dengan melakukan penempelan stiker masa pajak reklame

Pasca e tax, BPPD Palembang Bakal Awasi Pajak Reklame, Alat Ini yang Akan Digunakan
sripoku.com/yandi
Kepala BPPD Kota Palembang Sulaiman Amin saat menempel stiker pada reklame, Selasa (5/11/2019) di Kawasan Masjid Agung Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --  Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang melakukan peningkatan pengawasan pajak reklame dengan melakukan penempelan stiker masa pajak reklame terhadap media media reklame yang ada di kota Palembang.

Penempelan stiker ini bertujuan untuk mempermudah pengawasan dan pemantauan masa pajak reklame, sehingga reklame yang sudah habis masa pajaknya dapat segera dilakukan penagihan.

Selain itu dengan adanya stiker masa pajak reklame juga akan lebih mudah mengetahui reklame mana yang belum melakukan pembayaran pajaknya.

Secara simbolis, kepala BPPD Kota Palembang, Sulaiman Amin melakukan penempelan reklame yang berada di kawasan Masjid Agung Palembang, Selasa (5/11/2019).

Sulaiman Amin mengatakan, stiker ini ditempel di konten media reklame, tertulis di sana ada masa berlaku pajak reklame mulai berlaku sampai dengan habis masa berlaku pajak reklame.

Menurut dia, pencapaian target pajak dari sektor reklame sudah mencapai 71,52 persen dan pihaknya optimis pada akhir tahun nanti target bisa mencapai 100 persen.

"Pajak reklame termasuk salah satu sektor pajak daerah yg belakangan ini menjadi soroton publik kota Palembang," kata dia.

Sulaiman mengatakan, berbagai upaya dan strategi yang dilakukan untuk mencapai target tersebut diantaranya selain meningkatkan pengawasan masa pajak dengan penempelan stiker ini.

"Baru baru ini kami sudah membentuk tim penertiban reklame yang dibantu oleh satpol PP kota Palembang untuk melakukan penertiban reklame insidentil baik berupa bendera, umbul-umbul, spanduk dan lain sebagainya tidak melakukan pembayaran pajak reklame," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved