Asia Talent Cup 2019

Meninggal di Malaysia, Terungkap Percakapan Terakhir Pebalap Afridza dengan Sang Ibu Sebelum Lomba

Saat itu, Afridza Syach Munandar dketahui bersenggolan dengan Pebalap asal Jepang hingga membuatnya terjatuh.

Meninggal di Malaysia, Terungkap Percakapan Terakhir Pebalap Afridza dengan Sang Ibu Sebelum Lomba
YouTube/Asia Talent Cup
Kondisi motor Afridza Munandar alami kecelakaan 

“Hari yang menyedihkan bagi dunia balap motor. Afridza Munandar sudah meninggat dunia saat balapan di ATC,” ungkap Marquez di lama Instagram pribadinya.

Bukan cuma Marquez, ucapan serupa juga mengalir dari Team Suzuki Ecstar lewat Alex Rins dan Joan Mir.

Keduanya saling memberi semangat kepada sesama pebalap dan mengucapkan selamat berduka kepada keluarga yang ditinggal.

Selain itu, akun Instagram Honda Racing Corporation dan Yamaha MotoGP pun turut mengucapkan hal serupa. Pun begitu akun resmi MotoGP termasuk para pebalap lain di kelas MotoGP.

Untuk diketahui, ATC adalah kompetisi balap motor yang diperuntukkan bagi pebalap muda di kawasan Asia dan Oseania.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Dorna, yang juga menjalankan kompetisi MotoGP dan Kejuaraan Dunia Superbike.

Bisa dikatakan, Afridza adalah salah satu yang terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.

Prestasinya tidak perlu diragukan dalam ajang balap motor. Paling terakhir dua kali menang balap ATC 2019.

Tepatnya race pertama seri Thailand dan race kedua seri Malaysia beberapa waktu lalu.

Total 142 poin sudah dicatat Afridza, dan hanya berselisih 27 poin dari Takuyama Matsuyama yang berada di puncak klasemen sementara ATC 2019.

Berprestasi

Selama berkiprah di ajang balap Asia Talent Cup 2019, Afridza termasuk pebalap yang kompetitif. Afridza dua kali menang di Sirkuit Buriram dan Sepang, dua kali finish kedua di Buriram dan Twin Ring Motegi, serta dua kali naik podium ketiga di Buriram.

Hasil itu membuat Afridza bertengger di peringkat ketiga klasemen pebalap dengan koleksi 142 poin.

Afridza hanya berselisih 27 poin dari Takuma Matsuyama yang memimpin klasemen, dan hanya terpaut 15 angka dari Sho Nishimura yang ada di posisi runner up.

Sebagai informasi, pemenang balapan pada setiap seri mendapat poin maksimal 25.

Afridza pun memiliki peluang untuk menjadi juara Asia sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Selain itu, pebalap kelahiran Tasikmalaya, 13 Agustus 1999 tersebut, sering naik turun podium saat balapan di kejuaraan nasional.

Afridza merupakan jebolan Astra Honda Racing School (AHRS) dan pernah menjajal balapan ketahanan yang bergengsi di Jepang, yakni Suzuka Endurance 4 Hours.

Sumber : (TribunnewsBogor.com/Kompas.com)

Editor: Adrian Yunus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved