Suka Action Figure Bukan Berarti Masa Kecil Kurang Bahagia

Dengan mengoleksi action figure ada kepuasan tersendiri yang tak bisa dinilai ataupun diungkapkan dengan kata-kata

Suka Action Figure Bukan Berarti Masa Kecil Kurang Bahagia
Tribun Sumsel /LINDA
Co Founder Palembang Toy Community Rio (Kanan) bersama anggota Palembang Toy Community berphose dengan action figure 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sekumpulan anak-anak muda hingga orang dewasa yang terbentuk dalam komunitas Palembang Toy atau Palembang Toy Community terlihat asik dengan action figure atau miniatur tiruan superhero nya masing-masing.

Ratusan action figure terpajang di atas meja seperti avengers, pokemon, dragon ball, monster inc, x-man, superman, transformers dan lain-lain.

Co Founder Palembang Toy Community Rio mengatakan, bahwa Palembang Toy Community merupakan komunitas khusus mengoleksi mainan dari berbagai genre yang sudah terbentuk sejak Agustus 2009.

"Kalau saya suka action figure bukan berarti masa kecil kurang bahagia. Tapi ini seperti hobi dan ini passion saya," kata Rio saat dibincangi Tribun Sumsel, Minggu (3/11/2019).

Action figure dari Palembang Toy Community dipajang di Atrium Palembang Icon
Action figure dari Palembang Toy Community dipajang di Atrium Palembang Icon (Tribun Sumsel /LINDA)

Lebih lanjut ia mengatakan, action figure yang ia sukai yaitu avenger. Bahkan ia pernah membeli karakter figure kapten america dari Amsterdam. Sebab untuk di Indonesia waktu itu sulit didapat.

"Dengan mengoleksi action figure ada kepuasan tersendiri yang tak bisa dinilai ataupun diungkapkan dengan kata-kata. Dengan adanya Palembang Toy Community ini tentu saya senang karena dengan mainan kita bisa menyatu," ungkapnya.

Rio pun menambahkan, bahwa anggota Palembang Toy Community ada ratusan. Bagi yang berminat gabung tak harus punya mainan asal mau boleh bergabung. Cara gabungnya bisa dikepoin di facebook atau instagram @palembangtoycommunity.

"Asiknya gabung di Palembang Toy Community ini bisa kumpul-kumpul sesama pencinta figure. Selain itu bisa sharing-sharing tentang mainan yang dipunya, atau sharing tempat jual belinya," bebernya.

Menurutnya, biasanya satu bulan sekali Palembang Toy Community ngadain acara kumpul-kumpul. Anggotanya ada yang anak SMP hingga dewasa.

"Di Palembang Toy Community ini ada yang kolektor ada yang sekedar suka. Jadi misal kalau uda bosen dengan mainan atau figure nya ada yang dijual dan nanti hunting yang baru lagi," cetusnya.

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved