Porwil X Bengkulu

Alimin Nurdin Sumbang Emas Perdana Untuk Kontingen Sumsel di Porwil Bengkulu

Alimin Nurdin Sumbang Emas Perdana Untuk Sumsel di Porwil Dapat Bonus Ingin Bantu Orangtua Bangun Rumah

Alimin Nurdin Sumbang Emas Perdana Untuk Kontingen Sumsel di Porwil Bengkulu
TRIBUNSUMSEL.COM/WENI WAHYUNY
Alimin Nurdin Sumbang Emas Perdana Untuk Kontingen Sumsel di Porwil Bengkulu 

Alimin Nurdin Sumbang Emas Perdana Untuk Kontingen Sumsel di Porwil Bengkulu

SRIPOKU.COM, BENGKULU - Sumatera Selatan berhasil meraih medali emas perdana di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Bengkulu, Jumat (1/11/2019). 

Medali emas diraih dari cabang olahraga panjat tebing yang ditorehkan oleh Alimin Nurdin di nomor lead perorangan putra dengan perolehan poin 28+, Dewa Putra Chandra (Jambi) 26+, Adek Adriantos (Aceh) 26+, medali ini sekaligus medali emas perdana cabang olahraga panjat tebing di perhelatan ini.

Tangis bahagia Alimin pecah saat pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatera Selatan menggendong dirinya, teman-temannya pun sesama atlet bersorak gembira, Alimin pun tambah menangis. 

Meski belum dikalungi medali, Alimin pun langsung diguyuri bonus dari KONI Sumsel yang diserahkan langsung oleh Plt Ketua KONI Sumsel Dhennie Zainal. 

Alimin bersyukur, latihan setiap hari yang sudah dilaluinya berbuah manis padahal saat latihan banyak kekurangan yang ia rasakan.

Diakui Alimin bahwa ini emas perdananya di ajang Porwil

 “Saya menangis karena saya bersyukur karena doa orangtua saya. Ini saya persembahkan untuk orangtua saya,” kata pria asal Ogan Ilir ini.

Alimin menjelaskan bonus yang diterimanya diperuntukan untuk membantu orangtuanya. 

“Membantu orangtua saya karena sekarang sedang bangun rumah di dusun,” ujar alumni Politeknik Sriwijaya jurusan teknik sipil.

Pria usia 23 tahun ini mengaku sempat berhenti kerja karena ingin fokus menjadi atlet panjat tebing.

Dengan perolehan ini pula Alimin sudah pasti meraih tiket PON Papua 2020.

“Target saya ingin seperti Hinayah, bisa keliling dunia dan bisa mewujudkan prestasi setinggi-tingginya,” ungkap Alimin yang sudah bergelut di dunia panjat tebing 2010 lalu. 

Sempat tak ditargetkan di nomor lead perorangan, Alimin mengaku bahwa ini adalah pembuktian. Meskipun tak ditargetkan ia dapat memberikan yang terbaik. 

“Dari awal saya selalu optimis di beberapa kejuaraan sebelumnya ada kejuaraan open ketemu lawan-lawannya yang sama,” ungkapnya. (TribunSumsel.com/Weni)

Editor: adi kurniawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved