Berita Lahat

Dua Pemuda Kikim Timur Ini Menyerahkan Diri ke Polres Lahat, Akui Penyebab Tewasnya Biduan Tempel

Eko Susanto (45) dan Sapriedi alias Sap (35), keduanya warga Desa Patikal Lama Kecamatan Kikim Timur Lahat, menyerahkan diri ke Polres Lahat.

Dua Pemuda Kikim Timur Ini Menyerahkan Diri ke Polres Lahat, Akui Penyebab Tewasnya Biduan Tempel
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Eko Susanto (45) dan Sapriedi alias Sap (35), keduanya warga Desa Patikal Lama Kecamatan Kikim Timur, Lahat, menyerahkan diri ke Satreskrim Polres Lahat. Keduanya merupakan penyebab tewasnya Puasari alias Sari (23) warga Desa Saung Naga Kecamatan Kikim Barat Lahat, beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Eko Susanto (45) dan Sapriedi alias Sap (35), keduanya warga Desa Patikal Lama Kecamatan Kikim Timur, Lahat, menyerahkan diri ke Satreskrim Polres Lahat.

Kedua pelaku ini merupakan penyebab tewasnya Puasari alias Sari (23) warga Desa Saung Naga Kecamatan Kikim Barat Lahat, beberapa waktu lalu.

Sebelum Sari tewas, keduanya terlibat selisih paham hingga melakukan pengeroyokan kepada korban Juwendi (48) warga Desa Lubuk Glumpang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empatlawang dan Pirmansyah (20) warga Desa Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah, Lahat. Keduanya mengalami luka memar, kedua korban merupakan teman Sari.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Dharma S.Ik mengungkapkan kedua tersangka menyerahkan diri ke Polres, Rabu (30/10) sekitar pukul 10.05 WIB.

"Keduanya telah mengakui melakukan kekerasan terhadap orang atau barang secara bersama-sama dan terhadap satu unit mobil merk toyota avanza warna putih No.Pol BG 1057 LS milik korban Juwedi,"terangnya, Kamis (31/10).

Pemprov Sumsel Rombak 185 Pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas

PSK Paling Muda Usianya 16 Tahun, Tarif Kencan Segini, Pelanggannya Pejabat, Politisi dan Pengusaha!

Putera Wagub Sumsel Ini Siap Kembali Pimpin Ogan Ilir, Ovi Nilai Pemeritahan OI Mengalami Stagnansi

Dilanjutkan Satria, pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada keduanya hingga bisa diketahui apakah ada tersangkan lain.

"Untuk motifnya ada selisih paham saat berjoget di arena orgen tunggal," tambahnya.

Seperti diketahui, kejadian pengeroyokan di Desa Patikal Lama Kecamatan Kikim Timur, Lahat, sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (14/10) sekira jam 01.00 WIB.

Berawal saat persilisihan di organ tunggal lalu berlanjut, ke parkiran. Pelaku kemudian merusak kaca pintu mobil depan sebelah kiri dengan mengunakan sebuah batu.

Selanjutnya pelaku memukuli korban hingga menyebapkan korban Juwedi mengalami luka lecet pada bagian siku sebelah kiri, luka lebam dan lecet pada bagian hidung. Korban Pirmansyah mengalami luka pada bagian siku sebelah kanan. Sementara korban Puasari meninggal dunia. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved