Liputan Eksklusif

Di Tiga TPU Mewah Tak Bisa Booking

Untuk retribusi pemakaman sama dengan TPU lainnya, yakni untuk pemakaman muslim dikenakan Rp 50 ribu sedangkan non muslim Rp 100 ribu.

Di Tiga TPU Mewah Tak Bisa Booking
ISTIMEWA
Ilustrasi

PALEMBANG, SRIPO -- Saat ini Dinas Perumahan Rakyat & Kawasan Pemukiman (Pera-KP) Palembang telah mengelola 17 Tempat Pemakaman Umum (TPU) resmi yang tersebar di beberapa kawasan di Kota Pempek.

TPU tersebut tersebar di sejumlah wilayah kota pempek seperti TPU Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat l, TPU Kamboja Kecamatan Ilir Timur l, TPU Kandang Kawat Ilir Timur ll , TPU Naga Swidak Kecamatan Seberang Ulu ll, TPU Puncak Sekuning Ilir Barat l, TPU Sei Goreng Kecamatan Seberang Ulu l, TPU Sei Selayur Kecamatan Kalidoni, TPU Talang Kerikil Kecamatan Sukarami, TPU Talang Kerikil Kecamatan Kemuning, TPU Talang Jambe Kecamatan Sukarami, TPU Talang Petai Kecamatan Plaju, TPU Sako Kecamatan Sako, TPU Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, TPU Gandus Kecamatan Gandus, TPU Kalidoni Kecamatan Kalidoni, TPU Talang Kelapa Kecamatan Alang Alang Lebar dan TPU Keramasan Kecamatan Kertapati.

Dari 17 TPU tersebut, hanya 3 TPU yang dikategorikan pemakaman mewah, diantaranya TPU Sako, TPU Gandus dan juga TPU Kebun Bunga Palembang.

Kesan seram dari sebuah area pemakaman pun memang tak begitu terasa di TPU mewah tersebut. Sejauh mata memandang nuansa hijau rerumputan pun begitu asri dan sejuk di area tersebut, deretan pemakaman pun terlihat rapi dan ditumbuhi rumput gajah mini di gundukan atasnya.

Kabid Sarana dan Utilitas PRKP Kota Palembang, Asmuandi Murod mengatakan pihaknya terus berupaya menghilangkan kesan seram di area kuburan, makanya di tiga pemakaman ini tidak diperkenankan lagi menggunakan batu nisan atau pedapuran, semua sudah diterapkan plakat nama yang sesuai standar.

Selain itu, dengan seragam penyeragaman plakat nama pada pemakaman akan menghilangkan kesan kontras antara yang si kaya dan si miskin selama ini.

"Selama ini dengan menggunakan batu nisan sangat terlihat kontras mana yang terlihat mewah dan sederhana, ada yang pakai pedapuran bertingkat-tingkat, ada yang biasa dan bahkan ada yang hanya menggunakan botol bekas," ungkapnya, Selasa (29/10).

Ia menjelaskan, adapun aturan standar pemasangan plakat nama hanya diperkenankan 10 cm dari gundukan tanah dengan jarak 50 cm antar makam satu dengan makam lain.

Dengan jarak telah diatur tersebut akan bermanfaat buat jangka panjang, nantinya setelah puluhan tahun pemakaman telah padat, jarak 50 cm antar pemakam pun masih bisa dimanfaatkan lagi nantinya.

"Pada area pemakaman mewah tersebut juga disediakan beberapa fasilitas lain, misalnya penerangan lampu jalan, taman penghijauan dan juga fasilitas umum lainnya seperti area parkir, musola dan toilet," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved