Warga Curigai Ada Korupsi Rp 2,4 Miliar di PKD Banyuasin, Kadis: Curiga Boleh-boleh Saja

Aliansi Masyarakat untuk Institusi (Amunisi). Mereka mempertanyakan kasus dugaan korupsi di Dinas Perpustakaan Kearsipan Daerah (DPKD).

Warga Curigai Ada Korupsi Rp 2,4 Miliar di PKD Banyuasin, Kadis: Curiga Boleh-boleh Saja
sripoku.com/mbd
Lembaga sosial yang mengatasnamakan Amunisi, kembali melakukan aksi damai, untuk menuntut pihak kejaksaan agar segera memproses kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh DPKD Banyuasin. 

"Proyek buku ini hanya direalisasi 40 persen dari nilai anggaran.

Itu berdasarkan fakta yang kami dapat di lapangan, kemana sisa anggaran 60 persen," tegas Arie.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Banyuasin Habibi SH menegaskan bahwa laporan yang disampaikan lembaga dari Amunisi telah diproses.

Bahkan, pihaknya telah mengecek ke salah satunya masjid di Desa Galang Tinggi Kecamatan Banyuasin III.

"Kami masih melakukan pengumpulan data.

Kejaksaan Negeri Banyuasin berjanji akan mempelajari dan mengusut setiap laporan yang masuk," tandasnya seraya berharap kerjasama yang baik antara masyarakat, lembaga, dan pihak pemerintah.

Kadis PKD Banyuasin Adam Ibrahim SE MSi ketika dimintai tanggapan terkait dugaan korupsi yang dilakukan oleh oknum dinas PKD menegaskan, bahwa apa yang dituduhkan oleh pihak lembaga itu, boleh-boleh saja.

Dan kini pihaknya sudah dimintai keterangan oleh pihak kejaksaan.

"Saya harus bertanggungjawab, meskipun saat itu saya belum menjabat sebagai kepala dinas," singkat Adam yang tak mau terlalu meluas pemberitaan terkait aksi demo, kepada wartawan.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved