Diupah 25 Juta Bawa Sabu dari Batam

Dari pengakuan keduanya, mereka sudah sering menjemput narkoba jenis sabu dalam jumlah banyak melalui jalur laut.

Diupah 25 Juta Bawa Sabu dari Batam
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Suasana press release dua tersangka yang membawa 79 kilogram sabu ketika melintas di perairan Bangka. 

PALEMBANG, SRIPO -- Tersangka Deni (47) dan Herman (59), dua orang kurir yang diamankan membawa 79 kg sabu dari Batam ternyata orang Palembang tepatnya warga Sungai Lais Kecamatan Kalidoni Palembang. Keduanya, diamankan bersama speedboat lidah dan narkoba sebanyak 79 paket atau 79 kg yang rencananya akan diedarkan di Sumsel.

Dari pengakuan keduanya, mereka sudah sering menjemput narkoba jenis sabu dalam jumlah banyak melalui jalur laut. Mereka bertemu dengan orang yang mengantar di laut dan mengambil narkoba tersebut untuk di bawa ke Palembang.

"Kami diupah Rp 25 juta per orang setiap kali sudah mengambil narkoba. Sudah sering mengambil narkoba di laut dengan Speedboat lidah dan nanti ada orang yang mengambil lagi," ungkap Herman saat diamankan di Lanal Palembang.

Selama ini, aksi mereka menjemput sabu dalam jumlah besar selalu lolos dan mendapatkan upah. Namun, untuk kali ini mereka tidak menyangka bila ketika sudah mengambil narkoba dari pertemuan di laut langsung dikejar prajurit Lanal Palembang.

"Selalu pakai Speedboat lidah dan bertemu di laut agar lebih aman. Nantinya, langsung dibawa ke darat dan akan ada orang yang mengambil lagi," pungkansya. (ard)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved