Berita Bisnis

1.178 Peserta Festival Sekolah Pasar Modal Mendapatkan Literasi Investasi dari Bursa Efek Indonesia

1.178 peserta yang mendapatkan literasi investasi sektor pasar modal selama gelaran festival sekolah pasar modal.

1.178 Peserta Festival Sekolah Pasar Modal Mendapatkan Literasi Investasi dari Bursa Efek Indonesia
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Palembang, Hari Mulyono berpose bersama Direktur Pengawasan OJK Regional 7 Sumbagsel, Sabil dan peserta Festival Sekolah Pasar Modal 2019 di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel, Selasa (29/10/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Festival Sekolah Pasar Modal (SPM) 2019 yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Kantor Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mencatatkan capaian sukses selama pelaksanaan yang berakhir.

Pemuda di Lubuklinggau Ini Aniaya Warga Sekampungnya dengan Linggis hingga Kakinya Patah

Dicurigai Mencuri Motor, Warga Lubai Kabupaten Muaraenim Ini Justru Tertangkap Bawa Senjata Api

Sejumlah Orangtua Murid Laporkan Oknum Guru SD Diduga Cabul, Kadisdik OKI Terkejut

Kegiatan yang bertujuan menciptakan masyarakat Sumsel mengenal Pasar Modal serta menjadi Investment Society di masa mendatang ini terakhir dilaksanakan di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel, Selasa (29/10/2019).

Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Palembang, Hari Mulyono mengatakan selama kegiatan digelar dari total 10 kota dan kabupaten pelaksanaan tercatat diikuti 1.178 peserta yang mendapatkan literasi investasi sektor pasar modal.

"Sementara untuk 569 peserta yang terinklusi melalui pembukaan rekening efek yang tersebar di tujuh anggota bursa pendukung kegiatan," katanya, Rabu (30/10/2019).

Hari menyebutkan, ketujuh perusahaan pendukung kegiatan tersebut yaitu PT Danareksa Sekuritas, PT Phillip Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT UOB Kay Hian Sekuritas, PT Phintraco Sekuritas, PT Mirae Asset Sekuritas dan PT OSO Sekuritas.

Dijelaskannya, salah satu misi kegiatan yang telah digelar sejak awal Oktober lalu adalah terciptanya masyarakat yang bisa mendapatkan inklusi keuangan melalui pasar modal.

Selain itu pula, bagi kalangan tersebut sekaligus terliterasi mendapatkan respon positif dari tiap-tiap kota dan kabupaten pelaksanaan festival.

"Kegiatan seperti inipun diharapkan dapat dilakukan lagi tahun berikutnya, terutama pada tujuh daerah yang belum dilaksanakan festival SPM ini." ujarnya.(mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved