Breaking News:

Video Diduga Pemalakan di Jalinsum Muratara Beredar Luas di Facebook, Pria Pakai Motor Pepet Truk

Video diduga aksi pemalakan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) viral.

Editor: Refly Permana
ist
Potongan video diduga aksi pemalakan di Jalinsum wilayah Kabupaten Muratara viral di media sosial facebook. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Video diduga aksi pemalakan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) viral.

Video berdurasi 33 detik itu dengan cepat menyebar ke jejaring media sosial Facebook setelah diupload oleh salah satu akun 'Sumsel Receh'.

Pantauan Tribunsumsel.com di Facebook, Selasa (29/10/2019), sejak diupload kemarin hingga hari ini, video itu sudah dibagikan lebih dari 120 kali.

Bersamaan dengan video, pemilik akun menyertakan keterangan bahwa telah terjadi pemalakan di Jalinsum Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara.

Diketahui, Desa Remban merupakan desa yang bersebelahan dengan Desa Karang Anyar Kecamatan Rupit yang menjadi lokasi pembangunan Mapolres Muratara.

Dahulunya wilayah itu memang terkenal dengan kawasan 'angker' atau rawan terjadi aksi kejahatan jalanan seperti penodongan, pembegalan maupun perampokan.

Dilihat Tribunsumsel.com, dalam video itu ada seorang laki-laki mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna putih tanpa nomor polisi.

Pengendara sepeda motor itu terlihat memepet mobil truk dan mendekati sopir lalu menjulurkan tangan seperti mengambil sesuatu dari sopir truk.

Pengendara lain di belakang yang merekam kejadian itu menyebutkan bahwa sopir truk memberikan uang kepada seseorang yang diduga pemalak tersebut.

Sementara Kepala Desa Remban, Yusuf saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui video yang sedang viral di media sosial facebook itu.

Menurutnya, jika memang benar aksi pemalakan dalam video itu terjadi di Desa Remban, ia meyakini pelaku bukan warga setempat.

"Kalau benar itu pemalakan saya yakin bukan orang sini, mungkin orang dari jauh sengaja malak di sini," katanya.

Selaku pemerintah desa, pihaknya selalu mengimbau masyarakatnya dalam berbagai kesempatan agar jangan pernah melakukan kejahatan di jalanan.

"Masyarakat selalu kami imbau mari dukung pemerintah mewujudkan Muratara aman, apalagi nanti sudah berdiri Polres di sini, tambah aman," katanya. 

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved