Berita Bisnis

Penyaluran Kredit di Sumsel Tembus Rp1 T, Paling Tinggi untuk Pembiayaan Kendaraan Bermotor

PT FIF Group atau Federal International Finance mencatatkan penyaluran kredit di Sumsel hingga September 2019 berhasil menembus angka Rp1 triliun.

Penyaluran Kredit di Sumsel Tembus Rp1 T, Paling Tinggi untuk Pembiayaan Kendaraan Bermotor
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Marketing Manager FIF GROUP Sumsel, M Adhi W saat menjelaskan mengenai produk pembiayaan dari FIF Group, Selasa (29/10/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- PT FIF Group atau Federal International Finance mencatatkan penyaluran kredit (pembiayaan) di Sumsel hingga September 2019 berhasil menembus angka Rp1 triliun.

Capaian tersebut merupakan akumulasi kredit yang disalurkan per bulan sejak Januari lalu yang berada di kisaran Rp112 miliar.

Marketing Manager FIFGROUP Sumsel, M Adhi W mengatakan untuk capaian di Sumsel sebagian besar masih didominasi oleh pembiayaan kendaraan bermotor sekitar 68 persen, lalu gadai BPKB 20 persen, pembiayaan elektronik 10 persen dan 2 persen sisanya pembiayaan haji dan umrah lewat unit bisnis Amitra.

"Meski ada beberapa catatan, tahun ini pencapaian kami di Sumsel memang menggembirakan dari empat unit bisnis FIF," katanya, Selasa (29/10/2019).

Dia menjelaskan, bila dirincikan untuk tiap bulannya dari empat unit bisnis FIF yaitu kredit pembiayaan motor baru, finance, pembiayaan elektronik dan pembiayaan haji dan umrah.

Setiap bulannya FIF dapat memberikan kredit Rp60 miliar untuk pembiayaan 3500-4000 unit motor baru. Rata-rata pembiayaan untuk satu motor dengan pokok utang mencapai Rp17,5 juta.

Kemudian untuk produk elektronik menyentuh pembiayaan rata-rata Rp5 miliar per bulan. Ada setidaknya 4.000-5.000 unit produk yang kepemilikannya lewat unit bisnis FIF, Spektra.

Sementara untuk dana tunai lewat gadai BPKB di program Danastra terbukukan 4.000 unit kontrak. Untuk besaran pembiayaan yang dicairkan oleh program tersebut berada di kisaran Rp7 juta.

Terakhir, berupa pembiayaan haji dan umrah lewat Amitra yang berada pada posisi Rp1 miliar. Program pembiayaan ibadah ke tanah suci ini diminati masyarakat sebab dana perjalanan ibadah dapat dibayarkan setelah pulang ke Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved