PDAM Sudah Lama tak Mengalir, Warga Karya Bakti Lubuklinggau Terpaksa Tampung Air Hujan

Sudah beberapa pekan terakhir, sebagian warga Kota Lubuklinggau kesulitan mendapatkan air bersih,

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ahmadfarozi
Warga menampung air hujan lantaran air pam yang tak kunjung mengalir. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ahmad  Fahrozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Sudah beberapa pekan terakhir, sebagian warga Kota Lubuklinggau kesulitan mendapatkan air bersih, terutama bagi yang menjadi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Sebab, sekitar beberapa pekan ini, air PDAM tak mengalir ke rumah-rumah warga.

Seperti dialami Evi Mail (45), salah seorang warga RT 1 No 44 Blok C Perumahan Griya Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur Kota Lubuklinggau.

Dia mengaku kesulitan untuk mendapatkan air bersih, karena aliran air PDAM ke rumahnya sudah lama tak mengalir.

"Sudah lama air pam tak mengalir ke rumah kami, sudah lebih 15 hari ini.

Bukan hanya saya saja, sekitar 70 kepala keluarga KK di perumahan kami yang pakai pam kesulitan dapat air karena air pam tak mengalir," kata Evi Mail.

Untuk mendapatkan air bersih kata Evi Mail, dia terkadang membeli dengan mobil tangki. Dimana, per mobil tangki ukuran 4000 liter dibeli dengan harga Rp 250 ribu.

"Saya pribadi saja sudah beli air sebanyak empat mobil tangki, selama air pam ini total tak mengalir," ujarnya.

Dikatakan, sebagian warga lainnya yang juga kesulitan mendapatkan air bersih, terpaksa gali sumur. Namun, air sumurnya juga tidak dapat.

Selain itu, ada juga yang beli air galonan untuk mandi dan mencuci serta keperluan rumah tangga lainnya.

"Ada juga yang pergi ke sungai bawa jerigen untuk ambil air, dan ada juga yang minta dengan keluarganya diluar perumahan yang ada sumur dan ada airnya.

Kalau sudah hujan seperti sekarang ini, kami menampung air hujan pakai ember dan tong untuk keperluan mandi dan mencuci," katanya.

Terkait persoalan warga ini, Kabag Teknik PDAM Kota Lubuklinggau, Hadi Purwanto mengakui, memang jaringan ke rumah warga dilokasi tersebut sedang dalam perbaikan.
"Memang kita kan lagi kena pompanya ni, masih di bengkel, Tunas Harapan, perbaikan, kalau selesai sore ini kita pasang, kalau nggak selesai ya besok. memang sudah ramai di medsos dan mau kita konfirmasikan," kata Hadi Purwanto, dikonfirmasi Sripoku.com, Selasa (29/10/2019).

"Persiapan untuk pompa ini kita udah ada beli yang baru lagi dipersiapkan, dudukan pompanya lagi dipersiapkan.

Untuk Karya Bakti kita backup juga jaringan untuk ditambah pipa besar lewat jam gadang, supaya lebih bagus," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved