Cairkan Rp 2,3 Miliar

Menurutnya ditambahkan lagi petugas dengan total 1.030 orang ke OKI, untuk membantu satgas yang sudah ada.

Cairkan Rp 2,3 Miliar
Sripoku.com/Dokumen Polsek Pengandonan
Patroli dan sosialisasi karhutla gabungan anggota Posek Pengandonan bersama TNI dan BPBD Kecamatan Pengandonan di Desa Karang Lantang, Kamis (24/10/2019). 

PALEMBANG, SRIPO -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan Iriansyah angkat bicara terkait informasi dana penanggulangan karhutla di Sumsel belum cair.

"Dana untuk karhutla dari pusat itu sudah cair, namun prosesnya bertahap. Untuk itu Gubernur Sumsel berinisiatif mencairkan dana bantuan tidak terduga (BTT) sebesar Rp 2,3 miliar," kata Iriansyah saat dikonfirmasi Tribun, Sabtu (26/10).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kemarin (red) waktu diberangkatkanya personil tambahan untuk ke OKI sudah dicairkan dana dari Gubernur Sumsel tersebut. Menurutnya ditambahkan lagi petugas dengan total 1.030 orang ke OKI, untuk membantu satgas yang sudah ada. Sehingga saat ini petugas di lapangan terdiri dari TNI sebanyak 300 personil, Polri 500 personil, Pol PP 50 personil, lalu dari unsur BPBD, Tagana dan lain-lain.

"Kebakaran hutan dan lahan ini memang cukup menjadi perhatian kita, karena kondisi ini sudah menggangu kehidupan kita terutama masyarakat di Sumsel. Baik dalam hal transportasi maupun kehidupan sehari-hari," katanya.

Oleh sebab itu Pemerintah Provinsi Sumsel berupaya untuk menangani karhutla ini, mulai dari menetapkan status tanggap darurat karhutla dan membentuk satuan tugas karhutla. Dengan adanya satgas karhutla ini diharapkan penangan karhutla bisa terkendali. (nda-TS)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved