Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Kehilangan Rp 3 Miliar Pasca Terima Tawaran Presiden Jokowi

Jabatan Direktur Utama untuk suatu bank berskala besar diyakini memiliki pendapatan yang fantastis.

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Kehilangan Rp 3 Miliar Pasca Terima Tawaran Presiden Jokowi
Sriwijaya Post (Anton)

SRIPOKU.COM - Jabatan Direktur Utama untuk suatu bank berskala besar diyakini memiliki pendapatan yang fantastis.

Tetapi, Kartika Wirjoatmodjo meninggalkan posisi tersebut ketika mendapat tawaran dari presiden Joko Widodo untuk mengisi jabatan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dari penelusuran KONTAN yang disadur dari kompas.com, pendapatan pria yang akrab disapa Tiko ini bakal tergerus dalam.

Dari penelusuran laporan keuangan Bank Mandiri, semasa menjabat sebagai direktur utama sejak 2016, saban bulan Tiko bisa meraih pendapatan di kisaran Rp 3 miliar hingga Rp 3,6 miliar.

Nilai tersebut sangat jauh lebih tinggi dari potensi pendapatannya saat menjabat sebagai wakil menteri yang tak sampai Rp 100 juta per bulannya.

Ilustrasinya seperti ini, misalnya pada 2016, Bank Mandiri mengalokasikan anggaran untuk gaji, bonus, dan imbalan senilai Rp 402,91 miliar kepada sepuluh direksi.

Artinya per tahun tiap direksi akan dapat Rp 40,29 miliar, sehingga per bulan tiap direksi bakal dapat Rp 3,35 miliar. Nilai pendapatan tersebut juga tercatat terus meningkat per tahunnya.

Pada 2018, misalnya dengan Rp 475,55 miliar yang alokasikan Bank Mandiri, Tiko tiap bulan bisa raih pendapatan hingga Rp 3,60 miliar.

Nah pendapatan Tiko bakal tergerus dalam saat ia menjadi Wakil Menteri.

Dari kalkulasi KONTAN, per bulan ia cuma akan raih pendapatan paling banyak Rp 91,43 juta. Nilai tersebut berasal dari tunjangan wakil menteri Rp 56,43 juta berupa tunjangan wakil menteri dan Rp 35 juta berupa tunjangan perumahan.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved