Hujan Turun, Kualitas Udara Kota Palembang Masih Katagori Berbahaya

Kualitas udara Kota Palembang dalam Katagori Berbahaya, Sabtu (26/10/2019). Kualitas udara Palembang belakangan ini menjadi tidak stabil.

Hujan Turun, Kualitas Udara Kota Palembang Masih Katagori Berbahaya
SRIPOKU.COM/Bejo
Kondisi kabut asap yang terjadi di Kota Palembang, Senin pagi pukul 07.08 WIB (14/10/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kualitas udara Kota Palembang dalam Katagori Berbahaya, Sabtu (26/10/2019).

Kualitas udara Palembang belakangan ini menjadi tidak stabil.

Kabut asap masih saja menyelimuti Kota Palembang dengan intensitas yang berbeda-beda.

Dari pantauan Sripoku.com pada Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU), yang berada di Simpang lima DPRD Sumsel, Kota Palembang, Nilai pm10 mancapai ambang 310, dengan nilai So2 dan O3 pada ambang 10 serta Co dan No2 di ambang nilai 0.

Adapun Katagori untuk ISPU adalah 0-50 untuk kualiatas udara Baik, 51-100 untuk kualitas udara sedang, 101-200 untuk kualitas udara tidak sehat, 201-300 untuk kualitas udara sangat tidak sehat, dan 301-500 untuk kualitas udara berbahaya.

Dari data yang tertera pada Papan ISPU tersebut, Sabtu (26/10/2019), udara Kota Palembang dalam Katagori berbahaya.

Diimbau kepada masyarakat Palembang, yang akan melakukan kegiatan di luar ruangan, baiknya mempersiapkan dan melindungi diri, dengan menggunkan masker saat berada di luar ruangan.

Hal tersebut dilakukan demi menjaga dan melindungi kesahatan tubuh kita masing-masing.
Wapada, nilai pm10 ada pada ambang nilai 310, Kualitas Udara Palembang Masuk Katagori Berbahaya, Jum'at (26/10/2019).

Penulis: Chairul Nisyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved