ASN di Palembang Jadi Korban Pembunuhan

Terungkap Ilyas Pelaku 2 Pembunuh ASN Kementrian PU Selain Jadi Pembunuh Bayaran Juga Ini Profesinya

Terungkap Ilyas Pelaku 2 Pembunuh ASN Kementrian PU Selain Jadi Pembunuh Bayaran Juga Ini Profesinya

Terungkap Ilyas Pelaku 2 Pembunuh ASN Kementrian PU Selain Jadi Pembunuh Bayaran Juga Ini Profesinya
Kolase Sripoku.com
Terungkap Ilyas Pelaku 2 Pembunuh ASN Kementrian PU Selain Jadi Pembunuh Bayaran Juga Ini Profesinya (kiri Ilyas, kanan Yudi) 

Terungkap Ilyas Pelaku 2 Pembunuh ASN Kementrian PU Selain Jadi Pembunuh Bayaran Juga Ini Profesinya?

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Apriyanita (50) ASN Kementerian PU Balai Besar Jalan dan Jembatan Metropolitan Satker wilayah III Palembang, ternyata dibunuh dengan cara dijerat.

Dari ketiga pembunuh tersebut salah satunya berprofesi buruh bangunan, yang bertemu ditengah jalan.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh pelaku Ilyas (26) saat ditemui di Polda Sumsel dengan wajah yang tertunduk malu.

Ternyata pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan yang dipaksa Yudi dan Acik untuk menjerat leher korban (Apriyanita)

"Aku ketemu mereka di Jalan Sumur Tinggi dekat TK diajaklah masuk ke mobil dan diajak ke arah taman kenten. Mereka berdua memaksa untuk membunuh korban menggunakan tali," ujar Ilyas kepada Sripoku.com saat ditemui di Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel.

Sadis Sebelum Dibunuh Korban ASN Kementrian PU Dibius Terlebih Dahulu Dengan Obat Ini?

Pengakuan Ilyas Pelaku 2 Mayat Dicor Semen, Dibunuh Dengan Cara Dicekik Pakai Tali Tambang

Kronologis dan 6 Fakta Pembunuhan Apriyanita ASN Kementerian PU, Diculik Hingga Dicor Semen

Karena Masalah Sepele Ini, Pelaku Tega Cor Mayat Apriyanita yang Hilang Sejak 16 Hari Lalu

Pengakuan Ilyas Pelaku kedua pembunuh Apriyanita Mayat dicor Semen Korban Dicekik Pakai Tambang
Pengakuan Ilyas Pelaku kedua pembunuh Apriyanita Mayat dicor Semen Korban Dicekik Pakai Tambang (Kolase Sripoku.com)

Ilyas menuturkan tak dapat menolak perintah dari kedua pelaku pembunuhan ASN tersebut.

Karena dirinya mendapat ancaman oleh keduanya.

"Gimana kak saya mau nolak karena liat tampangnya seperti itu dan diancaman mau dibunuh," kata Ilyas.

Kemudian pelaku yang berprofesi sebagai buruh bangunan tersebut menjerat korban dengan menggunakan tali. Lalu dirinya diberi uang sebesar 4 juta rupiah

"Setelah aku bunuh aku dikasih uang sebesar 4 juta rupiah, duetnya langsung aku abiske untuk minum untuk ngelupakan peristiwa yang aku lakukan tadi," kata Ilyas.

Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved