Berita Palembang

Tak kembalikan Uang Hasil Penjualan Toko, Karyawan Ini Terpaksa Diadukan ke Polisi

Rilo Budiman melaporkan karyawannya ke SPKT Polresta Palembang karena didugatelah menggelapkan uang Toko Kita Pesta sebesar Rp 16 juta.

SIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Pelapor saat membuat laporannya terkait penggelapan uang toko oleh karyawannya sendiri. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Tak bisa mengembalikan uang yang telah digelapkannya, IN (22) warga Jalan Tegal Binangun Kecamatan Plaju Palembang harus berurusan dengan pihak Kepolisian Resor (Polresta) Palembang.

Ini Lantaran pemilik toko Kita Pesta, A Rilo Budiman (26) warga Jalan Mayor Zen, Lorong Darsono, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni Palembang membuat laporan polisi mengenai penggelapan yang dilakukan karyawannya tersebut.

Menurutnya, terlapr IN sudah diberikan waktu untuk mengembalikan uang yang digelapkannya sebesar Rp 16 juta tapi hingga saat ini tak kunjung dikembalikan. Sehingga Budiman menempuh jalur hukum dengan melaporkan sang karyawan.

"Ya pak dia sudah diberikan waktu tapi tidak kunjung mengembalikan uang yang diambilnya dari hasil penjualan toko saya yang menjual perlengkapan alat-alat ulang tahun," ungkapnya kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jumat (25/10).

Kejadian ini baru terungkap pada 30 September lalu sekitar pukul 11.30, dimana pendapatan toko yang beralamat di Jalan Jendral A Yani, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang yang mengalami penurunan.

257 Calon Kades akan Mengikuti Pilkades Serentak Pada 31 Oktober 2019 di Kabupaten Lahat

Pengakuan Ilyas Pelaku 2 Mayat Dicor Semen, Dibunuh Dengan Cara Dicekik Pakai Tali Tambang

Turnamen Sepakbola U-20 di Empatlawang Berjalan Seru, Tim Selangit FC Keluar Sebagai Juara Pertama

"Ya pak saya curiga dengan pendapatan toko yang terus menurun, sehingga saya mengetahui akar permasalahan pendapatan toko saya turun. Lantaran pegawai saya (terlapor-red) telah menggelapkan uang toko, apalagi dia sudah mengaku salah pak," katanya.

Informasi yang didapatkan dari terlapor ini, lanjut dia mengatakan awalnya cuma mengambil Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, tapi merasa aman dan tidak ada yang curiga akhirnya terlapor terus-menerus mengambil uang toko semakin besar hingga toko mengalami kerugian Rp 16 juta.

"Waktu itu dia minta waktu pak untuk mengembalikan uang itu, tapi setelah lewat tempo waktunya dia tidak kunjung mengembalikan uang yang telah digelapkannya tersebut, sehingga saya membuat laporan polisi atas ulahnya," ungkapnya

Sementara, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit II SPKT Polresta Palembang, Ipda Juan Pahrul SH membenarkan adanya laporan terkait dengan penggelapan yang dilakukan karyawan korban mengenai uang pendapatan toko.

"Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang, untuk pelakunya sendiri bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara selama empat tahun," tutupnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved