Human Interest Story

Pemerkosa Anak Tiri Dibekuk, Saya Tidak Bisa Menahan Nafsu

Korban hanya membuka mata sedikit dan menutup mata kembali diduga karena takut begitu mengetahui orang tersebut adalah ayah tirinya.

Pemerkosa Anak Tiri Dibekuk, Saya Tidak Bisa Menahan Nafsu
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi

ENTAH setan apa yang membelenggu fikiran Suyan Haili (39). Lelaki yang tinggal bersiama istri dan anaknya (termasuk seorang anak tirinya) di Jalan Karya Jaya, Lorong Losari II, Kelurahan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang Palembang itu, dengan buasnya memperkosa anak tirinya yang masih berusia 10 tahun, SM.

Kendati sempat menangis, entah karena sakit atau ketakutan, SM terus saja digagahi oleh Suyan hingga nafsunya tersalurkan. Setelah selesai, korban pun tidur kembali karena masih malam, barulah esok harinya korban (SM) menceritakan perbuatan Suyan yang tidak lain adalah suami dari ibu SM.

Kasus pemerkosaan Anak Dibawah Umur ini terungkap setelah ibu korban, Zubaidah (32) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, dengan laporan polisi LPB/2250/X/2019/Sumsel/Resta/SPKT tanggal 10 Oktober 2019.

Laporan ibu korban ini langsung direspon oleh Reserse Kriminal (Reskrim) unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang. Barulah pada Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 19.00 kepolisian berhasil membekuk Suyan Haili (39) saat sedang santai di rumahnya Jalan Karya Jaya Lorong Losari II Lebung Gajah Palembang.

"Pelaku terbukti melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak yang dilakukannya kepada anak tirinya sendiri hingga mengakibatkan trauma," kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Wakasat Reskrim, AKP Ginanjar Aliya Sukmana, Kamis (24/10).

Korban (SM) mengalami pencabulan yang dilakukan pelaku saat didalam kamar rumah yang berada di jalan Karya Jaya, Lorong Losari II, Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sematang Borang Palembang. Kejadiannya pada 30 September 2019 sekira pukul 23.00. Saat itu korban sedang tidur sendirian dikamar, sementara Ibu kandung korban bernama Zubaidah (32) dan pelaku Suyan Haili sendiri serta adik korban (MO) tidur di ruang depan. Kemudian tiba-tiba korban terbangun setelah merasakan celananya dilepas oleh seseorang hingga sebatas mata kaki. Namun korban hanya membuka mata sedikit dan menutup mata kembali diduga karena takut begitu mengetahui orang tersebut adalah ayah tirinya.

Selanjutnya pelaku Suyan (maaf) memasukan jarinya ke alat kelamin korban beberapa menit. Kemudian korban menangis namun tangisan tidak kuat, korban sesekali membuka mata dan menutupnya lagi karena takut. Setelah itu pelaku membuka celananya lalu pelaku berada di atas korban sambil mengeluarkan air ludahnya dan seketika mempekosa korban. Korban terus menangis dengan suara tidak kuat, namun pelaku juga terus melanjutkan perbuatan bejatnya hingga akhirnya selesai. Setelah itu pelaku Suyan pelaku menaikkan kembali celana korban. Setelah itu pelaku keluar dari kamar tempat korban tidur, tidak lama kemudian korban tertidur, lalu setelah itu korban menceritakan kepada ibu korban esok harinya.

Suyan yang kini telah ditahan oleh Unit PPA Polresta Palembang, mengaku khilaf ketika melihat anak tirinya berusia 10 tahun itu sedang tidur. "Saya khilaf pak, apalagi saya tidak bisa menahan nafsu yang sudah sangat tinggi pak," ujarnya dengan muka tertunduk. (diw)

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved